30 Oct 2019

1000 lubang biopori tersebar di area Telkom University

Bandung, Telkom University – Reboisasi Area kampus dan optimalisasi tangkapan air pada musim hujan dilakukan oleh Tel-U melalui penanaman pohon dan pembuatan 1000 lubang biopori yang tersebar di seluruh kampus. Acara ini digelar bersamaan dengan puncak HUT ke-6 Tel-U, yaitu Bandung ICT Expo pekan lalu (24-25/10).

Rektor Universitas Telkom, Prof. Adiwijaya mengatakan, Telkom University ingin menjadi lahan hijau yang memiliki tanah penyerapan air yang tinggi. “Mengingat bahwa daerah di sekitar Tel-U adalah daerah rawan banjir, 1000 biopori dibuat diharapkan dapat membuat Tel-U menjadi tempat resapan air dan membuat air hujan dengan cepat masuk ke dalam tanah. Cadangan air tanah di wilayah Tel-U dapat ditingkatkan “jelasnya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat logistik atas instruksi Rektor. Dalam pelaksanaannya, melibatkan beberapa pejabat perusahaan dan lembaga yang telah lama bersinergi dengan TELKOM University. Peresmian penanaman pohon dan 1000 biopori dihadiri secara sukarela oleh Batunagar (Komisaris dari OJK Institute and digital Finance), Edwin Aristiawan (Direktur Wholesale & International Service PT Telkom Indonesia), Dwi S. Purnomo (Ketua YPT) dan Rektor Tel-U, Prof. Adiwijaya dan jajaran pangkatnya.

Ini juga merupakan langkah nyata dari Tel-Anda untuk dapat Skor yang lebih baik tinggi di Green Campus penilaian atau Greenmetric UI. Solusi penghijauan kampus lainnya juga telah berjalan, seperti transportasi di kampus, gowes Bike, dan manajemen limbah yang menggunakan insinerator tenaga surya dan berbahan bakar air.

Previous Article Next Article