11 May 2015

Capture: Pameran Ideologi Mahasiswa Melalui Fotografi

BANDUNG, TEL-U – Fotografi tidak semata-mata merekam gambar gerak. Kamera menjadi salah satu alat melihat untuk mencapai tujuan kekaryaan dari penggunanya. Untuk itulah mahasiswa Seni Rupa Intermedia Tel-U menggelar sebuah pameran bertajuk “Capture” yang digelar di Roemah Seni Sarasvati tanggal 9- 16 Mei 2015.

“Capture sebenarnya adalah sebuah pameran yang mengoptimalkan fungsi kamera,” ujar Ketua Panitia pameran Capture Radityo Luthfi Fadhil. Dalam pameran ini, kamera yang berfungsi sebagai alat, dimaknai sebagai sebuah representasi akan ideologi baru dalam rangkaian proses pembuatan karya fotografi.

Sebanyak enam karya fotografi ditampilkan dalam pameran ini. Yang menarik, karya fotografi tersebut ditampilkan dengan menggunakan medium yang berbeda seperti biasanya, yaitu di alumunium, kain, kertas intax photo, akrilik, kertas rontgren, dan plat besi. Salah satunya adalah karya milik Hasbi Putra Agung yang dicetak di atas plat besi.

“Penggunaan plat besi merupakan ekspolari saya mencetak dengan menggunakan media tidak konvensional”, ujarnya. Karya Hasbi merupakan potret dirinya yang dicetak di plat besi berukuran 15x15cm sebanyak sembilan buah. Karya berjudul “SIA!!!” ini merupakan kritik terhadap orang-orang yang sering menunjuk atau melempar kesalahannya pada orang lain.

Selain karya fotografi, ada dua karya video art hadir dalam pameran ini. Seperti karya milik Fajar Misro yang berjudul “Sold Out” yang mengangkat isu penjualan dan penyiksaan manusia. Fajar menjelaskan rata-rata isi dari video art itu sendiri adalah konten. “Dalam karya ini saya mengangkat konten dengan visual yang tidak terlalu berat, sehingga informasi di dalamnya terserap dengan mudah,” ujarnya.

Pameran ini mendapatkan apresiasi yang baik dari Dekan Fakultas Industri Kreatif Tel-U, Dr. Ir. Agus Achmad Suhendra, MT. Menurutnya, karya akademik bukan hanya sebuah paper maupun jurnal, tetapi juga bisa berupa karya seni dan desain yang bisa dengan mudah dinikmati dan dilihat oleh publik. “Saya harap dengan diadakannya pameran ini, bisa mendorong mahasiswa untuk bersifat lebih profesional kedepannya,” ujarnya. (Purel/EAD)

Previous Article Next Article

Leave a Reply