26 Nov 2014

Hari Guru Nasional, Guru Harus Berkarakter

BANDUNG, TEL – U – Pembelajaran akan efektif jika dilakukan dalam situasi menyenangkan sehingga materi yang disampaikan dapat diserap oleh siswa. Bukan hanya materinya saja, tetapi proses belajar di kelas, siswanya, dan juga gurunya haruslah menyenangkan.

Hal ini diungkapkan oleh motivator H. Asep Mahfudzin, M. Pd saat berbicara di seminar “Guru Menyenangkan, Guru Berkarakter.” Acara ini digelar di Aula Fakultas Industri Kreatif Telkom University (FIK Tel-U), Selasa (25/11).

Seminar ini masuk ke dalam acara Tour De Campus yang diselenggarakan oleh Admisi Nasional Tel-U, dengan mengundang Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kota Purwakarta, Majalengka, dan Sumedang sebagai peserta. Acara ini juga bertepatan dengan Hari Guru Nasional.

Menurut Asep, mengajar bukan hanya persoalan transfer knowledge. Seorang guru bekerja juga sebagai pelayan, yang mau mendengarkan, memperhatikan, dan melayani siswanya. “Karena pendidikan sekarang lebih kepada pendidikan karakter,” katanya.

Menurut Asep, seorang guru haruslah memiliki karakter, karena 50 persen karakter yang ditunjukkan oleh guru akan menular ke siswa. “Jika seorang guru semangat, maka siswa akan ikut semangat. Tapi jika guru tidak semangat, maka siswa juga akan tidak ikut semangat,” ujarnya.

Seminar ini berlangsung dalam suasana berbeda dengan seminar pada umumnya, karena materi dikemas juga dalam games dan simulasi. Hal tersebut dilakukan agar para guru dapat mengerti dan dapat mempraktekannya kelak. Selain seminar, peserta juga ikut serta dalam games berhadiah, pembagian doorprize, dan campus tour yang menjadi rangkaian acara dalam Tour De Campus. (Purel/EAD)

Previous Article Next Article

Leave a Reply