14 Dec 2014

HT Ajak Mahasiswa Tel-U Mandiri di Bidang ICT

BANDUNG, TEL-U – CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa Telkom University (Tel-U) mulai bergerak bersama untuk kemandirian negeri terutama di bidang ICT atau TIK. “Industri internet kita sangat bergantung kepada asing. Online, e-commerce, asing, semua asing. Mengapa kita tidak membuat sendiri?” ujarnya.

Ini diungkapkan HT, demikian panggilan akrab pria itu, di hadapan peserta kuliah umum bertema “Pemuda Kreatif Pahlawan Bangsa di Era Global” yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG), Kamis (11/12).

Menurut HT, Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Apalagi dari jumlah penduduk sekitar 200 juta lebih, 50 persen di antaranya memiliki usia 30 tahun. “Artinya, usianya produktif, dan ini akan berjalan hingga 21 tahun lagi, yaitu hingga 2035. Ini yang dinamakan peluang demografi,” katanya.

Namun dengan jumlah penduduk sebesar ini, kata HT, baru sekitar 9 persen yang sudah mencecap pendidikan tinggi. “Padahal Indonesia sangat bergantung kepada kalian para generasi terdidik ini,” katanya.

HT berharap genarasi muda yang terdidik ini dapat menjadi pelopor kemandirian di segala bidang, antara lain ICT. Dia mencontohkan kemandirian di bidang ICT di China. Menurutnya, China menerapkan kebijakan resiprokal terkait penerapan teknologi.

“Kalau mereka bisa pasang satelit di sini, negara kita juga mestinya bisa pasang satelit di sana. Semestinya kita bisa berkaca dari China, untuk search engine misalnya, mereka tidak lagi memakai Google, mereka pakai Baidu,” katanya.

Jadi intinya, tambah HT, bagaimana generasi muda ini bisa menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki kelemahan-kelemahan kita. HT yakin jika Indonesia diperbaiki dengan baik, maka bangsa ini bisa menjadi bangsa besar.

“Kalau kalian bisa bikin applikasi, silakan coba join dengan kami. Masa iya, untuk teknologi online kita masih tergantung teknologi asing? FB, twitter, google, mereka bisa ambil pendapatan rakyat kita tanpa membayar PPN,” katanya.

HT mengaku ingin mendorong generasi muda untuk membangun teknologi ini bersama-sama dan mandiri “Masa depan industri startup teknologi sangat luar biasa. Tapi juga harus sangat diperhatikan, karena jika tidak, tentu tidak akan tumbuh,” katanya.

Pada kesempatan ini, Wakil Rektor IV, Dr. Yahya Arwiyah, mengajak mahasiswa Tel-U untuk mampu menjawab tantangan-tantangan itu. “Apalagi mahasiswa kami ini, Pak, jumlahnya sekitar 20 ribu dan fokus di bidang ICT serta banyak prestasi yang sudah diraih di kancah nasional maupun internasional,” katanya.

Wakil rektor berharap agar HT tidak hanya datang sekali saja tapi juga memberikan tindak lanjut secara realistis dengan menjalin kerjasama antara MNC dengan Telkom University.(purel/nando)

Previous Article Next Article

Leave a Reply