19 Jan 2018

Keliling Kampus Telkom University Kini Lebih Asik Dengan OBike

BANDUNG, Telkom University – Kampus Telkom University memiliki luas daerah kurang lebih 50 hektar. 7 Fakultas yang ada di kampus berakreditasi A ini memiliki jarak yang cukup jauh satu sama lain. Kebayang ‘kan kalau teman-teman harus wara wiri antar Fakultas, ke Perpustakaan atau untuk sekedar mengurus Administrasi dan Keunganan di kampus seluas ini? Banyak menguras tenaga dan waktu pastinya. Apalagi mahasiswa jaman kekinian yang bawaannya mager kalau harus jalan hanya untuk minta tandangan, misalnya.

Memiliki peringkat ke-9 di Greenmetrics UI, Telkom University terus berbenah diri untuk menciptakan atmosfer hijau (Baca: Green Campus) dengan beberapa cara. Terbaru, Telkom University bekerjasama dengan start up asal Singapura yaitu OBike. Perusahaan teknologi ini bergerak di bidang sewa transportasi sepeda berbasis Aplikasi. Selain membantu menghijaukan kampus, jalinan kerjasama ini meningkatkan kredibilitas Telkom University sebagai kampus berbasis ICT.
Mahasiswa yang hendak bepergian di sekitaran kampus, kini bisa dengan mudah menggunakan OBike. Lalu bagaimana cara menggunakannya dan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk bisa menikmati layanan ini?
Pertama, teman-teman perlu mengunduh aplikasi OBike di PlayStore (Android) atau AppStore (iOS) secara gratis. Seperti biasa, pengguna perlu daftar terlebih dahulu (bisa juga login menggunakan Facebook) dan dilanjutkan mengisi deposit untuk menyewa OBike. Di Telkom University, pengisian deposit bisa di lakukan dengan cara melakukan pembelian member bulanan seharga 50.000/bulan.
OBike melakukan pemotongan kredit sekitar Rp4000 setiap 30 menit. Penagihan ini dilakukan secara otomatis melalui aplikasi. Untuk mulai menggunakan sepeda, pengguna perlu memiliki koneksi internet dan bluetooth aktif di smartphone, untuk membuka kunci sepeda pengguna perlu memindai QR-Code atau secara manual memasukkan nomor seri sepeda di aplikasi. Jika berhasil, kunci di ban belakang sepeda akan terbuka secara otomatis.
Setelah pengguna selesai menggunakan Sepeda, pengguna perlu mengunci sepeda secara manual dan menyimpan sepeda di tempat parkir dimana pun untuk bisa digunakan pengguna OBike lainnya. Saat selesai pun pengguna tetap harus memiliki koneksi internet dan bluetooth yang aktif, sehingga membantu OBike mencatat data dan melakukan penagihan sesuai penggunaan.
Jika terjadi tindakan menyimpang terhadap sepeda OBike, pengguna akan mendapatkan beragam penalti yang mengakibatkan pengguna mendapatkan poin negatif di Aplikasi. Jika nilai terus berkurang hingga ke titik nol, pengguna secara otomatis ditangguhkan dari penggunaan OBike.
Bagaimana, tertarik menggunakan OBike? Jika iya teman-teman bisa langsung mengunduh aplikasinya (OBike) secara gratis sehingga berkeliling Telkom University bisa lebih cepat dan sehat. OBike menyediakan setidaknya 1500 sepeda dan tersebar di seluruh parkiran sepeda di Telkom University. Kehadiran teknologi terapan seperti OBike diharapkan mampu memanjakan 7000 mahasiswa baru yang setiap tahun hadir di kampus ini serta mengerek prestasi Telkom University di Greenmetrics UI.
Di Kota Bandung sendiri, pada Desember 2017 lalu OBike menyediakan sekitar 650 sepeda yang tersebar di hotel-hotel di bawah naungan Indonesian Hotel General Manager Association Chapter Parahyangan (IHGMA Chapter Parahyangan). Dinas Perhubungan Kota Bandung mengatakan di setiap hotel di Kota Bandung tersedia minimal 10 OBike yang siap digunakan. Sedangkan untuk perguruan tinggi, hingga saat ini Telkom University menjadi pioner penyedia OBike sebagai salah satu kampus hijau terbaik di Indonesia.
“Diharapkan ke depan sistem sepeda ini bisa menjadi komuter, dengan penyediaan dari hotel ke hotel,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Ruswandi, saat peluncuran layanan oBike, di Taman Sejarah, Bandung, Rabu 20 Desember 2017.
Sebagai kampus berbasis ICT, implementasi teknologi dalam kehidupan mahasiswa perlu terus di optimalkan. Bandung Techno Park yang beberapa waktu lalu di resmikan Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto merupakan wadah bagi para perusahaan start-up teknologi menelurkan produk-produk ICT karya anak bangsa yang bermanfaat bagi khalayak luas seperti OBike diatas.
Previous Article Next Article

Leave a Reply