25 Oct 2013

Kolaborasi Telkom University dan Industri Terjalin Harmonis

BANDUNG TEL-U- Kolaborasi antara dunia industri dan perguaruan tinggi mutlak diperlukan.  Hubungan antara keduanya harus terjalin harmonis. Kerjasama yang baik dengan perguruan tinggi diharapkan menjadi jawaban atas   tantangan industri untuk memperoleh sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Untuk hubungan kerjasama yang baik ini, Telkom University (Tel-U) mengundang kalangan industri   hadir di acara Industrial Gathering di Imperial Resto, Braga Bandung, Rabu (23/10/2013).  Dalam testimoninya,  beberapa kalangan industri menyampaikan harapannya akan kualifikasi SDM berkualitas yang dibutuhkan perusahaan.

Tentunya testimoni tersebut menjadi masukan yang konstruktif bagi Telkom University untuk   terus melakukan perbaikan dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas. Manfaat kerjasama dengan Telkom University pun dirasakan oleh Manager HRD Media Telekomunikasi Mandiri, Hadi Suari, saat merekrut alumni Telkom Applied Science School   (TASS) Tel-U.

”Saya merasa terbantu. Mereka cukup terampil menjalankan tugasnya. Mungkin itulah keuntungan ketika kurikulum TASS sesuai dengan kebutuhan industri,” kata Hadi.

Dalam pertemuan itu pun manager marketing BRI Syariah cabang Sunaraja, Doni Nugraha menyampaikan apresiasinya terhadap hubungan kerjasama perguruan tinggi dengan industri. Ia menyarankan agar   perguruan tinggi mendatangkan dosen dari praktisi agar dapat memberi wawasan tentang situasi nyata di Industri.

Kebutuhan industri akan lulusan berkompetensi tinggi memang tinggi. Namun, hal itu kini bukan satu-satunya prioritas utama perusahaan dalam menerima karyawan.  Prioritas lainnya yakni attitude   dan tingkat kesiapan karyawan dalam menerima tugas.

“Kesiapan itu   ditunjukan dengan kesiapan ditugaskan dimana saja. Ia menjalankan tugas tanpa mengeluh dan mampu bertahan.  Saya melihat lulusan Telkom University tidak cepat mengeluh dan bisa bertahan saat ditempatkan di luar pulau Jawa.  Kini, banyak lulusan Telkom University yang berada di level direktur Telkom,” papar Senior Manager Tallent and Career Development Human Capital Telkom, Yull Martin.

Urusan prilaku karyawan dalam organisasi tak kalah pentingnya dengan kompetensi. Ia harus bersikap   terbuka dan mau bekerjasama dengan tim.  Recruitment Officer Xsis mengabarkan,  sudah ada 12 orang programer Xsis yang merupakan lulusan Telkom Engineering Telkom University. Menurutnya, lulusan TES Tel-U mempunyai kompetensi dan attitude yang baik selama menjalankan tugas. – KOMPRO

Previous Article Next Article

Leave a Reply