08 Dec 2016

Mahasiswa FIK Raih Juara 1 MarkOn BDG Doodle Competition

BANDUNG, TEL-U – Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (FIK) Tel-U yang tergabung dalam Tim Piko berhasil meraih juara 1 dalam MarkOn BDG Doodle Competition. Mereka adalah Khusnaini Aghniya (Prodi Desain Komunikasi Visual 2013) dan Yessi Nur Muliana (Prodi Desain Komunikasi Visual 2014). Kompetisi ini diselenggarakan oleh MarkOn Paint dan Bodypack.

Meurut Yessi, lomba ini dibagi menjadi dua tahap dengan mengambil tema “Passionately in Work”. Tahap pertama, peserta menggambar doodle dengan bebas menggunakan media apa saja. Doodle tersebut kemudian diunggah di Instagram untuk mendapatkan like terbanyak. “Hasil like yang didapat tersebut diakumulasikan, dan 10 tim dengan like terbanyak berhak maju ke tahap berikutnya,” ujar Yessi.

Pada tahap ini, Tim Piko membuat doodle dengan sub-tema “Pirates”. Doodle tersebut mengangkat tentang kehidupan sekumpulan bajak laut yang hidup bersama di atas sebuah kapal. Dilengkapi dengan kegiatan gotong royong serta harta yang melimpah. Dari doodle ini, Tim Piko berhasil masuk dalam 10 tim dengan jumlah like terbanyak di Instagram.

Tahap kedua diselenggarakan secara on the spot di Car Free Day Dago, Minggu (27/11). Pada tahap ini, peserta diharuskan menggambar doodle pada media papan triplek berukuran 2.4×2.4m yang sudah dilapisi oleh salah satu produk dari MarkOn Paint.

Di tahap ini, Tim Piko membuat doodle dengan sub-tema “Chef”. Doodle tersebut menggambarkan seorang koki sedang memegang panci yang berisikan segalam macam masakan yang pernah dia masak. Ditambahkan juga ornamen-ornamen perlengkapan dapur didalamnya untuk menambahkan kesan seorang koki. Dari doodle ini, Tim Piko berhasil meraih Juara 1 dalam MarkOn BDG Doodle Competition.

Aghniya menuturkan, kedua doodle yang dibuat oleh Tim Piko dibuat sesederhana mungkin agar mudah dipahami oleh orang. Dengan begitu, Tim Piko lebih mudah mengekspresikan apa yang akan digambar pada media tersebut. “Karena doodle itu tidak seperti seni rupa pada umumnya yang orang harus ngelihatin banget agar bisa menerka-nerka sendiri apasih artinya,” ujar Aghniya. (PR/EAD)

Previous Article Next Article

Leave a Reply