02 Mar 2015

Mahasiswa Harus Lebih Perduli Kondisi Masyarakat

BANDUNG, TEL-U – Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Yuliandre Darwis, Ph.D mengimbau mahasiswa Indonesia, terutama mahasiswa komunikasi, untuk lebih perduli terhadap kondisi masyarakat di Indonesia. “Karena tantangan yang dihadapi oleh masyarakat kita nanti akan semakin berat,” ujarnya.

Pernyataan Yuliandre ini disampaikan di hadapan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dalam kuliah umum bertema “Etika dan Budaya Bisnis Global” di Aula Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University, Sabtu (28/2).

Menurut Yuliandre, kondisi mahasiswa saat ini agak berbeda seiring dengan perkembangan teknologi yang demikian pesat. Di satu sisi, perkembangan teknologi ini membawa manfaat yang besar, tapi di sisi lain ada dampak yang juga harus dihindari. “Tidak jarang mahasiswa begitu asyik berinteraksi di media sosial sehingga tidak perduli dengan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Salah satu upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, kata Yuliandre, adalah terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (KKN). “Program KKN masih diperlukan apakah dua minggu, sebulan, atau dua bulan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat. Jadi mahasiswa bisa melihat dan merasakan langsung apa yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Selain itu, kata Yuliandre, dengan terjun ke masyarakat, mahasiswa dapat memahami proses sosial yang harus dijalani. Hal ini penting untuk menghindarkan mahasiswa dari pola pikir “instant”. “Mahasiswa harus paham bahwa ada proses yang tidak mudah harus dilalui. Jangan sampai kita berpikir bisa mencapai tujuan dengan cara instan,” ujarnya (purel/raf)

Previous Article Next Article

Leave a Reply