30 Apr 2018

Melalui Program Hibah Asuh PT Unggul Kemenristekdikti, Telkom University gelar Pelatihan Awareness SPMI

BANDUNG, Telkom University – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Penjaminan Mutu Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) pada tahun ini kembali menyelenggarakan “Program Asuh PT Unggul”. Melalui program tersebut, dibuka kesempatan bagi Perguruan Tinggi (PT) unggul (ter-akreditasi A) untuk membina PT yang yang masih terakreditasi C. Telkom University (Tel-U) sebagaimana tahun sebelumnya kembali terpilih mengikuti program tersebut bersama dengan 28 PT unggul lainnya. Keikutsertaan Telkom University pada program ini membuktikan adanya komitmen yang konsisten dalam menumbuhkan budaya mutu. Tahun ini Telkom University mencanangkan program penguatan SPMI dan SPME dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi pada Universitas Muhammadiyah Cirebon, Universitas Nadhlatul Ulama Cirebon dan STKIP Setia Budhi Rangkasbitung.

Senin 30 April 2018 Bertempat di Universitas Muhammadiyah Cirebon dan Universitas Nadhlatul Ulama Cirebon, Telkom University menggelar program pertamanya bertajuk “Pelatihan Awareness SPMI” yang dibawakan oleh Dr. Dadan Rahadian selaku Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Tel-U. “Program Asuh PT Unggul ini sengaja kami awali dengan pelatihan bertajuk “awareness SPMI” dalam upaya membentuk kesadaran perguruan tinggi dalam upaya penerapan penjaminan mutu secara continious improvement untuk mencapai tingkat akreditasi unggul, paparnya.

Pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari jajaran Pimpinan Universitas, Dekan, Kaprodi, Lembaga Penjaminan Mutu, serta Dosen dari berbagai fakultas.

Dr. Anisah Firli selaku ketua hibah yang juga merupakan Kepala Bagian (Kabag) Penjaminan Mutu Telkom University memaparkan program yang akan dijalankan sampai dengan bulan Desember mendatang meliputi program penguatan SPMI dan SPME dalam upaya peningkatan mutu akreditasi perguruan tinggi.

Program kami kedepannya tidak hanya berbasis tatap muka, namun melibatkan unsur metode ICT dalam upaya menambah efektifitas dan kualitas hasil output yang diharapkan. Pada program ini, tidak hanya Bagian penjaminan mutu Tel-U saja yang nantinya akan menyukseskan program ini, namun juga melibatkan bagian Perencanaan & Pengembangan dan Pengendalian Institusi, Satuan Audit Internal, dan Sekretariat Universitas yang juga berperan penting dalam menerapkan sistem PPEPP pada Telkom University.

Adapun keberhasilan dari Program Asuh diukur dari 2 (dua) indikator yakni Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) yang ditetapkan oleh kemenristekdikti juga dijadikan acuan bagi Telkom University untuk menjalankan program ini.

IKU (Indikator Kinerja Utama) meliputi terbentuknya unit penjaminan mutu atau mengintegrasikan SPMI pada manajemen perguruan tinggi sampai tingkat program studi, tersusunnya dokumen SPMI yang telah diujicobakan dan siap diterapkan sesuai siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) pada program studi di PT Asuhan seperti telah dilakukan pengisian data implementasi SPMI PT Asuhan melalui laman Pemetaan Implementasi SPMI. (spmi.ristekdikti.go.id/pemetaan) serta tersedianya dokumen hasil evaluasi program pengasuhan penjaminan mutu dan rekomendasi tindak lanjut.

Sedangkan IKK (Indikator Kinerja Kegiatan) PT Asuhan meliputi pernyataan komitmen keberlanjutan penerapan SPMI, adanya SDM yang tersosialisasi SPMI, adanya auditor mutu internal dan penyiapan usulan akreditasi sesuai format SAPTO (Sistem Akreditasi Pendidikan TinggiOnline).

Previous Article Next Article

Leave a Reply