29 Jul 2016

Perlu Kesabaran untuk Menangani Keluhan

MALANG, TEL-U – Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Universitas Brawijaya (PPID UB) Dr Tjahjanulin Domai, MS mengatakan dibutuhkan kesabaran dan waktu yang tidak sebentar untuk melayani sivitas akademika yang mengajukan keluhan atas layanan yang mereka terima di kampus. “Setiap hari kami belajar untuk memberikan yang terbaik bagi warga kampus, dan itu tidak pernah cukup,” ujarnya.

Hal ini disampaikan dosen Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB itu saat menyambut kehadiran Kepala Bagian serta staf Satuan Audit Internal (SAI) dan perwakilan Sekretaris Pimpinan Telkom University (Sekpim Tel-U) di lantai 6 Gedung Rektorat UB, Malang, Selasa (26/7).

Menurut Pak Ulin, sapaan akrab Tjahjanulin, meski usia UB sudah lebih dari setengah abad atau tepatnya 53 tahun, bukan berarti pelayanan terhadap pemangku kepentingan sudah mencapai batas cukup. “Kami upayakan setiap ada keluhan yang masuk ke sistem, kami atasi nol hari atau bisa diselesaikan hari itu juga,” katanya.

UB merupakan PTN pertama di Indonesia yang membentuk PPID. Berkat upaya keterbukaan informasi yang dilakukan, UB meraih penghargaan berturut-turut dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Penghargaan itu adalah Peringkat kedua terbaik Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2014 Kategori Perguruan Tinggi Negeri dan Peringkat kedua terbaik Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2014 Kategori Perguruan Tinggi Negeri. “Kami berharap dapat belajar banyak hal dari sini,” ujar Kepala Bagian SAI, Dra Indwiarti, M.Si.

Selain dari PPID UB, rombongan Tel-U juga berkunjung ke kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dengan ramah, Wakil Rektor I UMM Prof Dr Syamsul Arifin MSi, Kepala Badan Pengendali Internal (BPI) UMM Dr Juanda, Kepala Humas UMM Nasrullah beserta para staf menjelaskan banyak hal tentang penanganan keluhan dan sistem audit di kampus yang berdiri sejak tahun 1964 itu. “Mari kita saling belajar, please enjoy with UMM campus,” ujar Syamsul. (purel/raf)

Previous Article Next Article

Leave a Reply