16 Aug 2015

Rektor Tel-U Lantik Tujuh Ribu Mahasiswa Baru

BANDUNG, TEL-U“Demi Tuhan Yang Maha Esa, kami mahasiswa Universitas Telkom berjanji, akan selalu bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan meraih prestasi setinggi-tingginya sesuai tugas yang diamanatkan kepada kami sebagai mahasiswa. Akan selalu menjunjung tinggi kehormatan almamater Universitas Telkom. Akan selalu menjunjung tinggi susila kehidupan, kejujuran dan tata krama, serta keluhuran ilmu pengetahuan di manapun kami berada. Akan selalu mentaati segala ketentuan dan bersedia menerima sanksi apabila melanggar peraturan yang berlaku di lingkungan Kampus Universitas Telkom dan hukum yang berlaku di wilayah negara kesatuan Republik Indonesia. Tidak akan melakukan perbuatan atau tindakan yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-undangg Dasar 1945. Demikian kami berjanji.”

Begitulah ucap janji mahasiswa baru pada Sidang Senat Penerimaan Mahasiwa Baru Telkom University (Tel-U) yang berlangsung di Gedung Benggala TUCH, Jumat (14/8). Janji itu diucapkan lebih dari tujuh ribu mahasiswa baru di hadapan jajaran senat Tel-U.

“Keputusan Anda untuk kuliah di Telkom University adalah keputusan yang tepat. Dengan prestasi nasional dan internasional, Telkom University menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” kata Rektor Tel-U, Prof. Dr. Mochamad Ashari, M.Eng.,Ph.D.

Rektor menambahkan tiga kata kunci yang harus diingat dan diresapi oleh seorang mahasiswa Tel-U, yaitu ‘syukur’, ‘semangat’ dan ‘siap’.

“Di Indonesia terdapat sekitar 21 juta orang remaja muda di usia kuliah. Namun hanya sekitar 5 juta orang saja yang bisa mendapatkan kesempatan kuliah. Anda harus bersyukur mendapatkan kesempatan berkuliah,” tutur Rektor.

Perbandingan antara calon mahasiswa yang lolos masuk Tel-U dengan pendaftar, tambah Rektor, adalah 1:4. Artinya, setiap orang mahasiswa baru Tel-U telah berhasil mengalahkan 4 orang pendaftar pada proses seleksi mahasiswa baru. Karena itu rektor meminta mahasiswa harus tetap semangat belajar, berkarya dan meraih prestasi.

“Di tahun 2025 nanti, Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi dunia ke-12. Kami berharap, saat itu kalian menjadi pemimpin-pemimpin bangsa,” ucapnya. Rektor juga mengajak mahasiswa untuk saling bahu-membahu untuk berkreasi dan berinovasi, serta saling megingatkan dengan rekan sesama mahasiswa jika ada yang abai dengan peraturan yang berlaku. (purel/risca)

Previous Article Next Article

Leave a Reply