25 Jul 2019

Dosen Tel-U Jalani Pelatihan Cyber Security Tingkat International

BANDUNG, Telkom University – Keamanan siber (Cyber Security) telah menjadi isu prioritas seluruh negara di dunia semenjak teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan, mengutip dari situs resmi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), mencatat bahwa sepanjang tahun 2018 mendeteksi serangan maupun percobaan serangan cyber sebanyak 229,4 juta kali dengan trafik tertinggi antara bulan Juni sampai dengan Juli 2018.

Melihat isu tersebut, untuk meningkatkan kompetensi dalam dunia cyber, puluhan dosen Telkom University (Tel-U) jalani pelatihan dan sertifikasi bertajuk Training on “Cyber Security Infrastructure Configuration” yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Elektro (FTE) melalui Kelompok Keahlian Jaringan dan Multimedia bersama Palo Alto Networks (PAN) di Gedung FTE mulai tanggal 22 hingga 26 Juli 2019.

Peserta dalam kegiatan ini selain dosen Tel-U yang berjumlah 18 orang juga diikuti oleh 2 dosen dari 2 perguruan tinggi di kota Bandung. Dr peserta sekaligus ketua panitia kegiatan ini menjelaskan bahwa trainer pada kegiatan ini adalah Mr. Saravanan Rajagopal, training manager & lead technical trainer dari Palo Alto Networks (PAN) Singapore.

“Sesungguhnya tujuan dari pelatihan ini adalah pelatihan & sertifikasi International untuk dosen Tel-U, khususnya dalam bidang keamanan jaringan. Setelah pelatihan ini kami harapkan para peserta (dosen) akan menjadi certified trainer & mendapatkan lisensi untuk menjadi instruktur bagi mahasiswa Tel-U maupun non Tel-U pada prodi (Program Studi) terkait (Teknik Telekomunikasi, Teknik Komputer, dan Teknik Informatika).” Ucapnya.

Istikamal menambahkan PAN sebagai perusahaan Cyber Security (firewall) nomor 1 di dunia brdasarkan Gartner Magic quadrant juga memberikan bantuan in-kind senilai USD 39,000 dalam bentuk virtual firewall laboratory dan USD 36,000 dalam bentuk CSR training “cyber security configuration” dan “train the trainer”.

“Kita (Telkom University) merupakan universitas pertama di Indonesia yang memiliki Agreement sebagai Authorized Academy Center (AAC), nantinya pada saat penutupan pelatihan di tanggal 26 Juli akan dselenggarakan soft launching “Cyber Security Laboratory” yang mencakup SOC (Security Operation Center) dan NOC (Network Operation Center).” Ucap nya.