07 Mar 2018

Puluhan Dosen Ikuti Pelatihan PEKERTI

BANDUNG, Telkom University – Bagian Pengembangan Pembelajaran (BPP) Telkom University bekerjasama dengan bagian Pengembangan SDM (Bang SDM) gelar acara Pelatihan Keterampilan Dasar Teknis Instruksional (PEKERTI) Berbasis KKNI 2017.

Pelatihan yang diikuti setidaknya 50 dosen Telkom University ini akan digelar selama 3 hari mulai tanggal 7 hingga 9 Maret 2018 di Gedung Bandung Technopark Lt.2.

Rektor Telkom University Professor Mochamad Ashari saat membuka acara PEKERTI menjelaskan melalui pelatihan ini banyak manfaat yang akan di dapat oleh para peserta salah satu nya adalah sertifikat yang akan membawa peserta diakui menjadi dosen professional.

“Selain meningkatkan kompetensi dan membentuk system pemebelajaran yang baru, selain itu melalui kegiatan ini juga bisa menjadi ajang sertifikasi dosen, dimana sertifikasi tersebut yang akan membawa bapak/ibu diakui menjadi dosen professional.” Ucapnya.

Melalui kegiatan ini juga Rektor mengungkapkan bahwa di tahun 2018 ini Telkom University sedang mempersiapkan content E-learning. “Mau tidak mau kita harus siap menyambut era digital, dan system pendidikan pun harus diubah, tahun ini kita siapkan conten E-Learning, mudah-mudahan di tahun 2019 sudah bisa kita manfaatkan dan akan kita wajibakan 2 atau 3 pertemuan dengan system online.” Katanya

Dalam pelatihan ini yang menjadi pemateri diantaranya adalah Wakil Rektor bidang Akademik, Dr. Dadan Rahadian dengan materi Peraturan dan etika akademik Telkom University, kemudian dilanjutkan dengan Dekan Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University Ade Irma Susanti Ph.D tentang Membangun sikap dan komitmen sebagai dosen Telkom University.

Dr. Dadan menambahkan bahwa para dosen Telkom University diharapkan bisa menyiapkan konten E-Learning, karena nanti akan disiapkan beberapa studio untuk membantu para dosen untuk memproduksi materi video perkuliahan.

“Kami juga berharap agar bapak/Ibu peserta bisa berkomitmen untuk acara ini agar bisa memberikan dampak manfaat.” Ucapnya.

 

(PR/Adrian)