25 Feb 2020

Tel-U dan Dong-A Jalin Kerjasama

BANDUNG, Telkom University – Telkom University bersama Dong-A University dari Korea Selatan menjalin kerjasama guna mengembangkan sector akademik dan pendidikan. Kerjasama ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani olej Rektor Telkom University Prof. Adiwijaya dan President Dong-A University Prof. Suk Jung Han, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (9/12).

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwah Kamil, dimana jalinan kerjasama universitas di Korea dengan Universtias di Jawa Barat merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya usai penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa (HC) Bidang Public Administration bagi Ridwan Kamil dari Dong-A University.

“Tindak lanjut ini merupakan langkah bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) untuk mengupayakan kemajuan pendidikan di wilayah Jabar.” Ucapnya.

Selain Telkom University penandatanganan MoU juga berlangsung antara Dong-A University dengan Universitas Pendidikan Indonesia.

Emil sapaan akrab nya mengatakan akan mendorong sector pendidikan di Jawa Barat untuk melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, khususnya yang ada di Asia.

“saya mendorong perguruan tinggi di Jawa Barat khususnya Telkom University dan Universitas Pendidikan Indoneisa (UPI) untuk bisa menjalin kerjasama dengan Dong-A University. Dimulai dari program manajemen bisnis hingga berkembang ke teknologi 4.0 dan lain-lain. Sehingga, kita belajar kekuatan dari Korea dan di masa depan benefit-nya akan hadir bagi masyarakat Jawa Barat.” Jelasnya.

Berikut beberapa poin kerja sama yang tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani langsung oleh Rektor Dong-A University, Suk-Jung Han dan Rektor Telkom University, Prof. Adiwijaya.

Poin-poin kerja sama antara Dong-A University dengan Telkom University, yaitu:

  1. Pertukaran staf akademis, administrasi, dan peneliti
  2. Pertukaran mahasiswa tingkat sarjana dan pascasarjana
  3. Melakukan proyek penelitian kolaboratif dan kegiatan pelatihan
  4. Pembentukan kurikulum bersama
  5. Melakukan gelar bersama dan gelar ganda
  6. Pertukaran bahan akademis, publikasi, dan informasi lainnya
  7. Proyek bersama tentang jenis budaya, organisasi konferensi internasional, lokakarya, dan seminar
  8. Mempromosikan kerja sama lain yang memiliki kepentingan bersama.

(NAI)