06 Agu 2020

Telkom University, UI dan UNPAD Gelar Workshop Terhadap Lingkungan

Perubahan era industri saat ini sudah semakin besar, saat ini dunia sudah memasuki era industri 4.0 dimana saat ini manusia sudah sangat dimudahkan dengan ada nya teknologi dan digitalisasi sebagai faktor pendorong utama dalam kehidupan masyarakat yang membuat batasan-batasan menjadi tidak terlihat.

Sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini pertanyaan besar pun muncul, lalu bagaimana dengan sumberdaya alam yang disediakan oleh Bumi “Rumah” kita bersama? Seperti yang bisa dipahami melalui cara ilmiah ataupun agama bahwa bumi memiliki kapasitas sumberdaya nya.

Bukan rahasia lagi bahwa pertumbuhan ekonomi dan energi telah mengorbankan kualitas lingkungan. Dalam menjawab tantangan ini, para pakar diberbagai negara mencari cara di mana bisa memperlambat atau mencegah polusi, melestarikan alam sumber daya dan melindungi lingkungan yang tersisa.

Melihat masalah tersebut universitas sebagai agen perubahan terutama terkait dengan upaya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan bagaimana menerapkan konsep keberlanjutan dalam tata kelola wilayah Universitas menjadi masalah yang tak terhindarkan.

Dalam rangka menciptakan pembangunan menuju konsep green campus yang ramah lingkungan di perguruan tinggi, maka Universitas Indonesia dan Telkom University akan menyelenggarakan “Workshop UI Green Metric: Sustainability Officer” yang akan dilaksanakan pada tanggal 13-14 Maret 2019.

 

Mengusung tema “Raising The Participation of Higher Education in Nurturing The Environment Through Sustainability Office” acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang perlunya ‘sustainability office/officer’ di Perguruan Tinggi, memberikan pelatihan keterampilan dan pengetahuan kepada ‘sustainability officer’ dan mendukung Perguruan Tinggi menjadi kampus yang ‘sustainable’.

Kegiatan ini akan diselenggarakan di dua tempat, dimana untuk pembukaan akan diselenggarakan di Gedung Sebatik Telkom University, dan hari kedua akan dilangsungkan di Kampus Universitas Padjajaran, Jatinangor.

Workshop UI GreenMetric diselenggarakan di 25 negara yang hasilnya akan dipaparkan dalam kegiatan international workshop di Irlandia. Sedangkan untuk di Indonesia, kegiatan ini akan dihadiri oleh perusahaan yang berkontribusi baik dalam pengelolaan lingkungan, serta 300 peserta dari seluruh Universitas di Indonesia yang menjadi anggota dari UI Greenmetric.

Workshop ini akan diisi oleh pembicara yakni : Prof. Adiwijaya (President of Telkom University) Prof. Riri Fitri Sari (Chairperson of UI GreenMetric – Universitas Indonesia), Prof. Ahmad Zaharin Aris (Chair for the UPM working commitee on Sustainable Green Campus Universiti Putra Malaysia), dan Dr. Sigid Suseno (Wakil Rektor IV UNPAD).

Menurut Direktur Sekretariat Universitas Telkom University sekaligus ketua panita acara Dr. Abdurahman Baizal menjelaskan bahwa Universitas perlu meningkatkan kesadaran dengan semua komunitas akademiknya. Universitas juga perlu melakukan kegiatan yang relevan, konsisten, sejalan dengan konsep keberlanjutan.

“semua upaya ini harus dikelola bersama-sama tidak hanya akademisi atau pemerintah, tapi semua harus menjadi inisiatif bersama, karena kita tinggal di “Rumah” yang sama bernama Bumi.” Ucapnya.

UI Green Metric merupakan acara publikasi tahunan pemeringkatan universitas di dunia terkait Sustainability. Sampai saat ini lebih dari 700 universitas dari lebih dari 30 negara di seluruh dunia telah berpartisipasi dalam UI Green Metric. UI Green Metric sejak 2010 melakukan pemeringkatan untuk menjadi acuan standar bagi pengembangan universitas dibidang akademik. Namun kriteria yang digunakan untuk penilaian universitas tidak memberikan apresiasi terhadap usaha yang telah dilakukan dalam mengurangi karbon, dan membantu mengurangi pemanasan global. Kriteria perhitungan nilai UI GreenMetric : Pengaturan Lahan dan Infrastruktur, Energi dan Perubahan Iklim, Sampah, Air, Transportasi, dan Edukasi.

Telkom University sebagai salah satu kampus hijau di Indonesia yang menempati peringkat 150 di dunia sangat focus dengan kualitas lingkungan kampus yang dapat menunjang proses belajar mengajar, karena kampus Telkom University percaya bahwa lingkungan yang sehat mampu menghasilkan proses belajar mengajar yang  baik. (***)