03 Jul 2013

Wolfgang-Martin Boerner Ajak Mahasiswa Kembangkan Riset Sistem Peringatan Dini

Peneliti University of Illnois of Chicago Professor Wolfgang-Martin Boerner,  mengajak mahasiswa Fakultas Teknik Telkom University untuk mengembangan riset sistem peringatan dini.  Ia berharap ada mahasiswa yang bisa menjadi seorang ahli dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

“ Wilayah Indonesia merupakan daerah rawan gempa bumi dan Tsunami. Ini harus diwaspadai. Kalau bukan anda, siapa lagi?” ujar Boerner pada seminar Communication, Sensing and Navigation yang diselenggarakan oleh Departemen Elektro dan Komunikasi Fakultas Teknik Telkom University, Rabu (03/03/2013).

Lalu paparnya, Indonesia dilalui oleh jalur pertemuan tiga lempeng tektonik. Yaitu lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. Inilah yang menyebabkan Indonesia rawan gempa bumi dan Tsunami.  Bencana tersebut berdampak besar bagi kehidupan penduduk di dalamnya. Oleh karena itu perlu meningkatkan sistem peringatan dini terhadap bencana alam agar bisa mengambil tindakan cepat untuk meminimalisir dampaknya.

“Teknologi pengindraan jauh bisa menjadi salah satu solusi untuk sistem peringatan dini. Saya menyarankan anda untuk mengembangkan penelitian dibidang Microwave pada sistem peringatan dini. Lagipula banyak yang dapat dikembangkan dari Microwave,”  ungkap Boerner.

Jelasnya,  pengindraan jauh mampu melakukan observasi dan identifikasi bahaya antropogenik yang mencemari bumi. Pengembangan teknologi mencakup fitur resolusi dan kualitas gambar, perekaaman data secara simultan, desain modular untuk mempermudah konfigurasi, single-pass polarimetric interferometry in X and S-Band, dan kemampuan polarimetric di segala frekuensi.

“Dengan teknologi, tak hanya gempa bumi dan tsunami saja yang dapat diprediksi. Cuaca buruk, angin topan, gunung api meletus,  perubahan cuaca, dan kondisi biosfer pun dapat diidentifikasi,” pungkasnya.

Seminar berlangsung di Ruang Multimedia Learning Centre Fakultas Teknik Telkom University. Saat itu Kadept Elektro dan Komunikasi, Ir. Achmad Ali Muayadi, MSc.,PhD turut menyambut Boerner. Seminar dimoderatori oleh dosen Fakultas Teknik Telkom University, Saleh Dwi Mardiyanto, ST.,MT.