Dorong Transformasi Digital, Telkom University dan PT Jasa Raharja Kolaborasi Riset Berbasis AI dan Data Analytics 

Bandung, 27 Agustus 2026 —Telkom University (Tel-U) menggelar diskusi strategis bersama jajaran pimpinan PT Jasa Raharja pada Jumat (21/08) . Pertemuan ini berfokus pada potensi kerja sama konkret di bidang pengembangan kompetensi, riset, inovasi teknologi, Insurance Technology (Insurtech), serta transformasi bisnis berbasis digital.

Hadir memimpin delegasi Telkom University, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama, Angga Rusdinar, S.T., M.T., Ph.D., menyambut baik inisiatif kolaborasi ini sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung keandalan pelayanan publik PT Jasa Raharja.

“Telkom University siap mendukung PT Jasa Raharja melalui integrasi keahlian di bidang riset data dan kecerdasan buatan. Kami berharap kerjasama ini berlanjut hingga pembentukan payung besar Tel-U Data and AI Innovation Lab untuk sektor public insurance, sehingga inovasi yang dihasilkan dapat memberikan dampak langsung bagi keselamatan dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja, Dr. Ir. Muhammad Awaluddin, MBA., memaparkan bahwa kolaborasi akademis dan industri sangat krusial untuk memperkuat tiga core value pelayanan Jasa Raharja: ekosistem pendapatan pajak dan investasi, pelayanan santunan perlindungan dasar, serta peningkatan keselamatan transportasi.

Muhammad Awaluddin menyampaikan beberapa rencana riset utama yang akan melibatkan karyawan Jasa Raharja yang tengah menempuh studi lanjut di Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Tel-U.

“Kami telah mendeteksi sejumlah fokus strategis yang dapat digarap bersama para peneliti dan mahasiswa Tel-U melalui tiga topik besar riset, yakni pengembanan Model AI untuk Accident Prediction and Prevention, AI-Based Predictive Collection untuk mengoptimalkan kepatuhan pajak kendaraan, serta AI-Based Fraud Detection guna mencegah potensi over-claim, over-charge, hingga over-stay pada klaim medis,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa PT Jasa Raharja siap memfasilitasi pendanaan riset berdasarkan Terms of Reference (TOR) yang disepakati, sekaligus menjadi mitra penelitian aktif. Salah satu fokus mendesak adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas—yang saat ini korbannya didominasi oleh usia produktif (69,9%)—melalui intervensi presisi berbasis data titik rawan kecelakaan (accident data hub).

Selain riset di darat, kerja sama ini juga direncanakan menyasar sektor transportasi laut, seperti penerapan sistem berbasis AI untuk mendisiplinkan data manifest penumpang kapal, hingga pengembangan program manajemen strategis lanjutan (mini-MBA) untuk penguatan kompetensi SDM Jasa Raharja.

Penulis: Belinda Fransisca Bunadi | Editor: Abdullah Adnan | Foto: Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link