Malaysia – Kualitas riset dan kepakaran akademik sivitas akademika Prodi S1 Teknik Industri Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Universitas Telkom kembali mendapat pengakuan bergengsi di kancah internasional. Salah satu pakar material, Teddy Sjafrizal, B.Eng(Hons), M.Sc., Ph.D., sukses menorehkan pencapaian dalam perhelatan International Conference on Advanced Materials, Processing & Characterization (ICAMPC 2026). Konferensi internasional ini diselenggarakan pada 19-20 Agustus doleh Universiti Malaysia Perlis. Pada forum akademik ini, beliau diundang secara khusus untuk membagikan wawasannya sebagai Invited Speaker.
Dalam kesempatan bergengsi tersebut, materi presentasi yang dibawakan bertajuk “Titanium Reborn, Leaving Toxicity Behind”. Kehadiran perwakilan Universitas Telkom sebagai pembicara tamu ini menegaskan posisi kepakaran beliau dalam diskursus global, khususnya yang berkaitan dengan inovasi material maju dan pengembangan sistem manufaktur. Tidak hanya memukau di panggung utama, dedikasi tim dalam bidang penelitian juga berbuah manis. Kolaborasi riset yang digawanginya bersama Rino Andias Anugraha, S.T., M.M., Ph.D., yang juga merupakan dosen prodi S-1 Teknik Industri, serta Vincentius Andre Tedjalaksana (mahasiswa prodi S-1Teknik Industri) berhasil menyabet penghargaan Best Paper Award.
Makalah mereka yang berjudul “The Effect of Polynomial Curve Degree, Feed Rate, and Spindle Speed to Improve Surface Quality” dinilai memberikan kontribusi signifikan dan temuan inovatif terkait optimalisasi parameter pemesinan. Riset ini sejalan dengan upaya efisiensi lintasan pemotongan dan peningkatan kualitas permukaan produk dalam sebuah ekosistem sistem manufaktur.
Pencapaian luar biasa di ajang ICAMPC 2026 ini diharapkan dapat terus memacu semangat kolaborasi penelitian berskala internasional, serta menginspirasi seluruh mahasiswa, alumni, maupun dosen di lingkungan Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom untuk terus berinovasi dan bersaing di tingkat global.
Penulis: Teddy Sjafrizal | Editor: Belinda Fransisca Bunadi | Foto: Teddy Sjafrizal