Lebih dari Sekadar Pameran: Expo Capstone Project FRI 2026 Jadi Ruang Diskusi dan Kolaborasi Inovatif

Bandung, 15 Januari 2026 – Expo Capstone Project FRI 2026 yang diselenggarakan pada 13–15 Januari 2026 di Lantai 2 Gedung TULT, Telkom University (Tel-U) menjadi wadah strategis bagi mahasiswa Fakultas Rekayasa Industri (FRI) untuk menampilkan hasil pembelajaran mata kuliah Capstone Design selama satu semester. Expo ini dirancang tidak hanya sebagai ajang pamer karya, tetapi juga sebagai ruang terbuka untuk berbagi ide, berdiskusi, serta membuka peluang kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum.

Sebanyak 265 kelompok mahasiswa dari Program Studi S1 Teknik Industri, S1 Sistem Informasi, dan S1 Digital Supply Chain Tel-U menampilkan ratusan karya inovatif yang terbagi dalam 133 kategori produk desain/maket dan 156 kategori aplikasi. Ragam karya yang ditampilkan memberikan wawasan serta referensi proyek lintas bidang, sekaligus memperlihatkan kemampuan mahasiswa dalam merancang solusi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan nyata.


Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah karya dari Kelompok Host-tel Crew yang beranggotakan Mochamad Noval Ilham, Farhan Perdana Putra (Ketua), dan Khanasya Chandika Raditya. Kelompok ini menghadirkan PLC Trainer KIT, sebuah alat bantu ajar otomatis industri berbasis PLC dan SCADA yang mensimulasikan proses sortasi produk secara otomatis. Produk ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah otomatis industri akibat keterbatasan alat ajar dan visualisasi langsung. Inovasi ini dikembangkan dalam bentuk prototype PLC yang terintegrasi dengan visualisasi kerja 3D dan dapat dioperasikan secara langsung, sehingga membantu mahasiswa memahami proses pemrograman, monitoring, dan kontrol sistem industri secara lebih praktis. Ke depannya, PLC Trainer KIT direncanakan untuk diimplementasikan dalam kegiatan praktikum sistem otomasi, agar pembelajaran menjadi lebih konkret dan mudah dipahami.

Produk menarik lainnya ditampilkan oleh Kelompok Waynetech Lab yang terdiri dari Muhammad Asyukur Banifikri, Muhammad Fadli Mannguluang, dan Nivo Viogi Pratama. Kelompok ini memamerkan IoT System Monitoring Suhu dan Kelembapan untuk Budidaya Jamur, yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan borosnya waktu dan tenaga petani dalam memantau banyak kumbung jamur yang tersebar di area luas. Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi lingkungan secara real-time sehingga pekerjaan petani menjadi lebih efisien. Inovasi ini tidak hanya berhenti pada tahap perancangan, tetapi telah diimplementasikan langsung pada petani jamur, dengan tujuan meningkatkan keberhasilan panen serta kualitas produksi.

Secara keseluruhan, produk-produk yang ditampilkan dalam Expo Capstone Design FRI 2026 menunjukkan keberagaman sektor inovasi, mulai dari pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga sosial. Keberagaman ini menjadikan expo sebagai ruang yang kaya akan gagasan, sekaligus sarana diskusi dan pertukaran pemikiran yang inspiratif. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun ruang berbagai ide, diskusi dan kolaboratif yang mendorong lahirnya solusi inovatif dan berkelanjutan dari lingkungan akademik FRI.


Penulis: Gayuh Nugraha | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Gayuh Nugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link