Mahasiswa Tel-U Ikut Memeriahkan Asia Africa Festival 2026: Merayakan Keberagaman dan Menyuarakan Semangat Hijau

Bandung, 13 Juli 2026 – Mahasiswa Telkom University (Tel-U) turut mengambil peran aktif dalam kemeriahan Asia Africa Festival (AAF) 2026 yang resmi dibuka pada Sabtu (11/7) lalu. Berpusat di depan Gedung Merdeka, Jl. Asia Afrika, Kota Bandung. Festival tahunan bergengsi ini mengusung tema “Unity in Diversity, Rising in Harmony” dan dihadiri oleh jajaran delegasi diplomatik dari berbagai negara di kawasan Asia dan Afrika. 

Kehadiran mahasiswa Tel-U di tengah-tengah perhelatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam merawat semangat perdamaian global, sekaligus mendukung pesan-pesan inklusivitas dan keberlanjutan lingkungan yang digaungkan sepanjang acara. 

Acara diawali dengan opening speech dari Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Bandung memiliki warisan sejarah luar biasa yang hingga hari ini terus menginspirasi dunia mengenai nilai-nilai kehormatan, dialog damai, dan kerja sama internasional.

“Semangat tersebut sejalan dengan tema Asia Africa Festival 2026, yakni ‘Unity in Diversity, Rising in Harmony’, yang mengingatkan kita semua bahwa keberagaman merupakan sumber kekuatan utama untuk mempererat persahabatan, saling pengertian, dan kolaborasi antarbangsa,” ujar Iskandar.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga identitas Kota Kembang dengan menjadi pribadi yang ramah serta saling menghargai perbedaan.

Sorotan utama dalam opening ceremony ini juga tertuju pada kehadiran Menteri Lingkungan Hidup (LH), Jumhur Hidayat. Dalam orasinya, ia mengajak para delegasi dan masyarakat untuk merefleksikan kembali esensi historis kawasan ini. Jika di masa lampau Semangat Bandung lahir sebagai simbol solidaritas perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa Asia-Afrika, maka di era modern ini, komitmen tersebut harus bertransformasi menjadi Green Bandung Spirit—sebuah gerakan bersama untuk menjaga keberlanjutan bumi.

Inspirasi mengenai kemanusiaan juga datang dari Presiden Pergerakan Disabilitas dan Lanjut Usia (DILANS) Indonesia, Farhan Helmy. Melalui refleksi personalnya sebagai pengguna kursi roda, Farhan menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh hati para hadirin. Ia mengingatkan bahwa hambatan terbesar dalam hidup seringkali bukan berasal dari keterbatasan fisik seseorang, melainkan dari sistem lingkungan yang belum dirancang secara inklusif untuk mengakomodasi kebutuhan semua orang.

Puncak kemeriahan festival ditandai dengan parade yang memadati sepanjang koridor Jalan Asia Afrika hingga Jalan Cikapundung Barat. Koridor bersejarah tersebut seketika berubah menjadi panggung budaya yang megah, menampilkan perarakan dari delegasi negara-negara Asia-Afrika, perwakilan kota kembar, mahasiswa internasional, hingga puluhan komunitas seni adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Keikutsertaan Tel-U dalam ajang berskala internasional ini semakin diperkuat melalui kontribusi alumninya. Haddy Joff, alumni Program Studi S1 Ilmu Komunikasi International Class, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial (FKS), dipercaya menjadi keynote speaker dalam sesi International Student Gathering yang digelar pada Minggu (12/7). Kehadiran Joff tidak hanya menjadi kebanggaan bagi almamater, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana lulusan Tel-U mampu bersuara dan berkontribusi aktif di panggung global.

Karnaval ini menjadi representasi visual yang kuat akan persahabatan lintas batas, di mana harmoni perbedaan melebur menjadi satu tekad kolaborasi yang menjadi ruh utama Asia Africa Festival 2026. Keterlibatan aktif civitas academica Tel-U dalam ajang internasional ini menegaskan komitmen kampus dalam mencetak generasi yang berwawasan global namun tetap mengakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan lingkungan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program internasionalisasi, kolaborasi global, dan berbagai kegiatan kemahasiswaan internasional lainnya di Tel-U, silakan mengunjungi laman resmi https://io.telkomuniversity.ac.id/

Penulis: Belinda Fransisca Bunadi | Editor: Abdullah Adnan | Foto: Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link