Mahasiswa Telkom University Kembangkan Konsep Subsea Green Data Center Berbasis Energi Laut Lewat PKM 2026

Bandung, 27 Juli 2026 – Mahasiswa Telkom University kembali menorehkan prestasi melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026 dengan menghadirkan inovasi Nusantara Blue-Cloud, sebuah konsep Subsea Green Data Center yang memanfaatkan energi laut sebagai solusi untuk mendukung transformasi digital berkelanjutan di Indonesia.

Inovasi ini lahir dari meningkatnya kebutuhan infrastruktur pusat data (data center) seiring pesatnya perkembangan teknologi digital seperti Artificial Intelligence (AI), cloud computing, Internet of Things (IoT), dan big data. Di sisi lain, operasional pusat data membutuhkan konsumsi energi listrik yang sangat besar serta sistem pendinginan yang kompleks. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan infrastruktur digital yang lebih efisien sekaligus ramah lingkungan.

Melihat potensi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan sumber daya maritim yang melimpah, tim mahasiswa Telkom University menawarkan konsep Nusantara Blue-Cloud yang mengintegrasikan teknologi Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC), Smart Microgrid, Energy Management System (EMS), dan Subsea Green Data Center dalam satu ekosistem infrastruktur digital berkelanjutan.

Melalui teknologi OTEC, perbedaan suhu antara air laut permukaan dan air laut dalam dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik terbarukan. Energi tersebut kemudian dikelola menggunakan Smart Microgrid dan EMS agar distribusi serta pemanfaatannya menjadi lebih optimal. Sementara itu, konsep pusat data bawah laut memanfaatkan suhu alami laut sebagai sistem pendinginan sehingga mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sistem pendingin konvensional yang boros energi.

Lebih dari sekadar menawarkan inovasi teknologi, Nusantara Blue-Cloud juga mengusung konsep sinergi antara transformasi digital, transisi energi, dan pengembangan ekonomi biru Indonesia. Gagasan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengembangan green data center yang lebih efisien, rendah emisi karbon, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pengembangan konsep tersebut juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor, mulai dari lembaga penelitian, industri energi, penyedia pusat data, sektor maritim, hingga bidang teknologi dan otomasi. Kolaborasi ini dinilai penting untuk mengkaji lebih lanjut aspek teknis, operasional, ekonomi, maupun keberlanjutan sehingga konsep yang diusulkan memiliki peluang untuk dikembangkan di masa mendatang.

Inovasi Nusantara Blue-Cloud dikembangkan di bawah bimbingan Dosen Program Studi Teknik Industri di Kampus Telkom University Surabaya, Salsabila Putri Indah Sari, S.T., M.T., bersama tim mahasiswa yang terdiri atas Fathir Muhammad, Abyan Putra Wardhana, Bima Surya Adiraja, Fitriani Latifah, dan Miftachuradya Indika Rochman.

Melalui pendanaan PKM 2026, tim berkomitmen untuk terus menyempurnakan konsep Nusantara Blue-Cloud melalui kajian ilmiah yang lebih mendalam agar mampu menjawab tantangan pembangunan infrastruktur digital masa depan. Pengembangan inovasi ini diharapkan tidak hanya mendukung pemanfaatan energi terbarukan, tetapi juga memperkuat kedaulatan data nasional serta berkontribusi terhadap pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Telkom University dalam mendorong lahirnya inovasi yang mengintegrasikan keunggulan teknologi dengan prinsip keberlanjutan. Melalui karya-karya mahasiswa yang adaptif terhadap tantangan global, Telkom University terus berkontribusi dalam menghadirkan solusi bagi pembangunan nasional sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Penulis: Adnan | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Narasumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link