Garut, 6 November 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menegaskan komitmen penuhnya dalam mendukung program kolaborasi dengan Center of Excellence (CoE) Smart MSME & Halal Ecosystem (SHE) Telkom University (Tel-U). Bentuk dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Pemerintah Daerah Garut, pada Kamis (6/11/2025). Audiensi ini dihadiri oleh tim CoE Telkom University yang dipimpin oleh Dr. Endang Chumaidiyah, serta sejumlah pejabat Pemkab Garut yang mewakili Bupati, Abdusy Syakur Amin.
Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (ASDA I) Kabupaten Garut, Bambang Hafidz, menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat kepada rombongan Telkom University. Ia menuturkan bahwa Kabupaten Garut memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai wilayah, serta berperan penting dalam peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat daerah.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat perangkat daerah, antara lain Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Garut, Ridwan Effendi; Kepala Bappeda, Natsir Alwi; Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Hendra Siswara Gumilang; serta perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan, Diah Pitaloka, dan Hadi dari Diskop UKM. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk pengembangan ekosistem UMKM dan ekonomi halal di Kabupaten Garut.
Bambang Hafidz menegaskan apresiasinya terhadap inisiatif Telkom University melalui CoE Smart MSME & Halal Ecosystem yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah. Ia berharap kerja sama tersebut dapat berkontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas pelaku UMKM serta memperkokoh ekosistem ekonomi halal yang inklusif dan berkelanjutan. “Pemerintah Kabupaten Garut siap memberikan dukungan dan fasilitasi yang diperlukan untuk merealisasikan kolaborasi ini,” ujarnya.
Selain aspek ekonomi, kolaborasi ini juga membuka peluang kerja sama dalam bidang akademik dan riset. Potensi daerah yang dipaparkan oleh para kepala dinas diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan kajian empiris bagi penelitian dosen, program pengabdian masyarakat, serta pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Telkom University di wilayah Garut.
Dalam kesempatan yang sama, Ridwan Effendi berbagi pengalamannya menjalin kerja sama dengan Telkom University. “Saya pernah berkunjung ke Tel-U, berdiskusi dengan beberapa dekan, dan bahkan membawa rombongan sebanyak dua bus ketika masih menjabat sebagai Camat Selaawi. Saat itu kami berkolaborasi dalam program pengolahan kayu,” kenangnya.
Pertemuan antara Pemkab Garut dan CoE Smart MSME & Halal Ecosystem Telkom University menghasilkan kesepahaman awal untuk menindaklanjuti kolaborasi melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Langkah ini menjadi fondasi strategis bagi kedua pihak dalam memperkuat sinergi menuju pengembangan ekonomi daerah yang berbasis inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan.
Melalui kemitraan ini, Telkom University diharapkan dapat berperan sebagai mitra akademik aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Garut, khususnya di sektor UMKM dan industri halal. Sementara itu, Pemkab Garut berkomitmen memberikan dukungan kebijakan, fasilitasi, dan pendampingan berkelanjutan guna mewujudkan ekosistem ekonomi daerah yang tangguh dan inklusif.
Audiensi ditutup dengan sesi pertukaran cenderamata antara tim CoE Smart MSME & Halal Ecosystem Telkom University dan jajaran Pemerintah Kabupaten Garut. Suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan mencerminkan semangat kolaborasi dan komitmen bersama untuk menjadikan Garut sebagai pusat pengembangan ekonomi halal dan UMKM unggulan di Jawa Barat.
Penulis: Haryasena Panduwiyasa | Editor: Aqila Zahra Q. | Foto: Narasumber
