Bandung, 3 Maret 2026 – Inovasi digital kembali lahir dari kolaborasi akademisi Telkom University (Tel-U). BengkelGo, sebuah startup yang digagas oleh tim dosen dan mahasiswa Fakultas Informatika (FIF) Telkom University Purwokerto (TUP) , resmi terpilih lolos seleksi program inkubasi bisnis di Bandung Techno Park (BTP) Tel-U. Platform ini hadir sebagai solusi atas keresahan masyarakat dalam mencari layanan perbaikan kendaraan, khususnya dalam situasi darurat (emergency) dan layanan servis di rumah (home service).
Inovasi Layanan Otomotif Berbasis Lokasi
BengkelGo menawarkan layanan emergency dan home service otomotif berbasis lokasi real-time. Berbeda dengan bengkel konvensional, aplikasi ini menghubungkan pengguna dengan montir terdekat secara cepat, transparan, dan terpercaya.
Dalam wawancara eksklusif, Viona Aziz Syahputri, selaku Business & Strategy Lead BengkelGo, menjelaskan keunggulan utama platform ini. “BengkelGo menawarkan estimasi harga di awal, pelacakan teknisi secara langsung (real-time tracking), sistem rating & review, serta skema komisi yang rendah bagi mitra bengkel sehingga lebih adil dibandingkan platform serupa,” ujarnya.
Berangkat dari Masalah Nyata di Lapangan
Ide pembuatan BengkelGo tercetus dari pengamatan tim terhadap kesulitan masyarakat mendapatkan bantuan saat kendaraan mogok, terutama di luar jam operasional bengkel atau di wilayah semi-urban.
“Banyak pengguna tidak mengetahui montir yang dapat dipercaya, berapa estimasi biayanya, atau kapan bantuan akan tiba. Hal ini mendorong kami menciptakan solusi yang memberikan rasa aman melalui transparansi harga dan kepastian waktu kedatangan teknisi,” tambah Viona.
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa
Kekuatan utama BengkelGo terletak pada kolaborasi solid antara dosen dan mahasiswa FIF TUP. Tim ini terdiri dari:
- Ariq Cahya Wardhana (Dosen) sebagai Venture Advisor yang mengarahkan pengembangan dan validasi bisnis.
- Viona Aziz Syahputri (Mahasiswa) sebagai Business & Strategy Lead.
- Yoga Eka Pratama (Mahasiswa) sebagai Tech & Architecture Lead.
- Satria Ramadhan (Mahasiswa) sebagai Product & UX Lead.
- Tri Mylani (Mahasiswa) memegang peran Growth, Marketing & Finance.
Target Inkubasi di Bandung Techno Park
Melalui program inkubasi di BTP, tim BengkelGo memiliki target ambisius untuk menyempurnakan Minimum Viable Product (MVP) aplikasi mereka. Tim menargetkan akuisisi minimal 20 mitra bengkel aktif dan mencapai 200 pengguna aktif di wilayah pilot, yakni Kabupaten Banyumas.
“Kami berharap mendapatkan pendampingan dalam pengembangan teknologi, validasi model bisnis, serta akses ke jaringan investor untuk strategi skalabilitas ke depannya,” ungkap perwakilan tim.
Saat ini, BengkelGo memfokuskan operasionalnya di Kabupaten Banyumas sebagai area validasi pasar. Ke depannya, tim berencana melakukan ekspansi ke kota-kota lain di Jawa Tengah dan menargetkan jangkauan nasional setelah platform semakin matang.
Keberhasilan BengkelGo menembus inkubasi BTP menjadi bukti nyata bagaimana riset dan inovasi di lingkungan Tel-U mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat melalui teknologi tepat guna.
Penulis: Khairul Muflih | Editor: Abdullah Adnan | Foto: Bengkel Go