Telkom University Gelar World Conference SCBTII 2026, Bahas Transformasi Bisnis dan Ekonomi Berbasis Artificial Intelligence

Bandung, 20 Agustus 2026 — Telkom University kembali memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang mendorong inovasi dan transformasi digital melalui penyelenggaraan World Conference SCBTII 2026. Mengusung tema “Adaptive Intelligence: AI-Driven Innovation, Sustainable Economy, and Business Transformation Beyond Disruption”, konferensi internasional ini berlangsung pada 20–21 Agustus 2026 di Fusion Rigour Den, Gedung Bangkit Telkom University.

World Conference SCBTII 2026 menjadi forum akademik dan profesional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta dampaknya terhadap inovasi, keberlanjutan ekonomi, dan transformasi dunia bisnis. Tema Adaptive Intelligence diangkat sebagai respons terhadap perubahan teknologi yang berlangsung semakin cepat dan menuntut organisasi maupun masyarakat untuk mampu beradaptasi secara berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto. Dalam sambutannya, Rektor menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam merespons perkembangan AI, tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai penghasil pengetahuan, inovasi, dan sumber daya manusia yang mampu menghadapi perubahan ekosistem digital.

Konferensi ini turut menghadirkan Boni Pudjianto, Ph.D., Kepala BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebagai keynote speaker. Ia membawakan materi bertajuk “AI sebagai Penggerak Transformasi Digital Nasional” yang membahas posisi strategis kecerdasan buatan dalam mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.

Pemanfaatan AI dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, serta menciptakan berbagai model layanan dan bisnis baru. Namun, perkembangan tersebut juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur digital, kebijakan, serta ekosistem yang mampu memastikan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dan bertanggung jawab.

Selain itu, World Conference SCBTII 2026 turut menghadirkan Direktur Strategi dan Digital Infrastruktur Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Dr. Denny Setiawan. Kehadirannya memperkaya perspektif konferensi mengenai pentingnya pembangunan dan penguatan infrastruktur digital sebagai fondasi dalam mewujudkan transformasi berbasis AI.

Pembahasan mengenai infrastruktur digital menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap konektivitas, kapasitas komputasi, keamanan, serta akses terhadap teknologi digital. Ekosistem infrastruktur yang kuat menjadi salah satu prasyarat agar inovasi berbasis AI dapat berkembang secara inklusif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta dunia usaha.

Melalui SCBTII 2026, Telkom University menghadirkan ruang dialog yang mempertemukan perspektif akademisi, pemerintah, industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam melihat masa depan AI. Diskusi tidak hanya diarahkan pada bagaimana teknologi menghadirkan inovasi, tetapi juga bagaimana kecerdasan buatan dapat berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan transformasi bisnis yang adaptif.

Tema “Adaptive Intelligence” menjadi refleksi bahwa kemampuan beradaptasi merupakan bagian penting dalam menghadapi era disrupsi. AI tidak hanya dipandang sebagai teknologi yang mengotomatisasi pekerjaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk membantu organisasi mengambil keputusan, menciptakan inovasi, dan membangun model bisnis yang mampu bertahan serta berkembang di tengah perubahan.

Penyelenggaraan World Conference SCBTII 2026 sekaligus menegaskan komitmen Telkom University dalam memperluas jejaring akademik dan kolaborasi internasional. Melalui forum ini, Tel-U terus mendorong pertukaran pengetahuan dan gagasan untuk menghasilkan solusi inovatif yang relevan dengan tantangan transformasi digital, perkembangan ekonomi, serta kebutuhan industri di masa depan.

Penulis: Adnan | Editor: Adrian W. | Foto: Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link