Mengikuti kelas internasional menjadi impian banyak mahasiswa karena menawarkan pengalaman belajar global dan peluang karier yang lebih luas dan variatif.
Kuliah sambil kerja memang menantang karena kamu harus membagi waktu antara pekerjaan dan studi, tetapi hal ini bisa jadi investasi besar untuk masa depan kariermu.
Pendidikan lanjutan dapat membuka peluang karier yang lebih luas dan jenjang posisi yang lebih tinggi, karena banyak perusahaan kini mencari pekerja dengan kualifikasi akademik yang kuat sekaligus pengalaman profesional.
Setelah 3 tahun lamanya memakai baju putih-abu, kini saatnya menentukan langkah hidup selanjutnya. Apakah memutuskan studi lanjut ke perguruan tinggi? Apakah bekerja mencari pundi-pundi rupiah? Sebelum menjawab, ketahui pertimbangannya di bawah ini.
Bukan lagi siswa, tapi mahasiswa. Di perguruan tinggi, tugas-tugas seperti membuat jurnal hingga tugas akhir diperlukan referensi bacaan agar tulisannya kredibel dan tidak asbun.
Seorang mahasiswa sudah diwajibkan untuk memiliki kebiasaan membaca. Penting untuk memiliki pemahaman atas sesuatu di era informasi serba cepat seperti saat ini.
Jujur saja, sudah berapa lama kamu menatap layar untuk mengerjakan skripsi, tapi berakhir dengan tidak mengerjakan apa-apa? Kalau kamu relate dengan pertanyaan tadi, artikel ini untukmu!
Bagi sebagian siswa SMA/SMK, membayangkan kehidupan kuliah sering kali terasa abstrak. Seperti apa ritme belajar di kampus? Bagaimana suasana asrama? Seperti apa interaksi antar mahasiswa? Pertanyaan-pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi calon mahasiswa yang ingin memastikan kesiapan sebelum memasuki dunia perkuliahan.
Punya teman dari negara lain, lancar berbincang dengan bahasa Inggris, dan bekerja di luar negeri, apakah itu adalah cita-citamu? Jika iya, kamu cocok dengan IUP, International Undergraduate Program dari Telkom University!
Jika sudah menentukan cita-cita ke kancah global, ini saatnya memperhatikan poin-poin plus yang ada di kelas internasional. Cek keunggulan dan peluang berada di kelas internasional dalam artikel ini.
Mahasiswa Program Studi Digital Public Relations Telkom University (Tel-U) menginisiasi kompetisi Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Re:Act 1.0: Spark For Change” sebagai ruang kolaboratif yang menjembatani gagasan inovatif mahasiswa dengan kebutuhan nyata dunia industri. Acara puncak kompetisi ini digelar pada Kamis (18/12) di Aula Manterawu, Gedung Manterawu, Tel-U.
Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni Telkom University secara resmi menutup program Tel-U Career Buddy Batch 1 pada Senin (22/12) di Tel-U Coffee Kampus Telkom University Bandung. Penutupan acara dilakukan melalui Closing Ceremony Tel-U Career Buddy Batch 1, sekaligus membuka pendaftaran mentor dan mentee Tel-U Career Buddy Batch 2. Acara ini menjadi penutup rangkaian program mentoring karier yang telah berlangsung selama satu semester mulai dari September-Desember 2025, yang melibatkan sebanyak 140 mahasiswa tingkat akhir sebagai mentee , serta 54 alumni Telkom University sebagai mentor.
Hidup mengejar impian di universitas sangat menyenangkan! Apalagi ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu sejak bangku sekolah menengah atas. Bulan pertama pasti seru, bulan kedua, bulan ketiga, juga masih seru. Tapi bulan-bulan selanjutnya, mengapa rasanya rindu rumah ya? Apa kamu pernah merasakan juga? Mungkin itu homesick!









