Hanya dalam beberapa detik menggulir linimasa, kita bisa langsung disuguhi berita yang tampak mengejutkan dan seolah mendesak untuk segera dibagikan. Namun, tidak semua informasi yang viral di media sosial merupakan fakta. Bagi mahasiswa dan generasi muda—termasuk TelUtizen yang sebagian besar aktivitasnya tidak lepas dari handphone dan media sosial, memahami cara cek fakta hoaks menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.
Memilih kampus dan jurusan bukan keputusan yang bisa diambil asal-asalan, apalagi kalau menyangkut masa depan karier. Buat calon mahasiswa, orang tua, maupun masyarakat umum yang sedang mempertimbangkan kuliah di Telkom University, ada baiknya mengenal dulu lanskap akademiknya secara menyeluruh. Artikel ini akan mengulas fakultas di Telkom University, program studi Telkom University, hingga gambaran akreditasi Telkom University sebagai bahan pertimbangan yang lebih matang.
Telkom University (Tel-U) menerima kunjungan kerja dari jajaran Senat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Rabu (8/7). Pertemuan strategis ini diselenggarakan di Ruang Rapat Lantai 5, Gedung Bangkit, Tel-U, dengan agenda utama penguatan tata kelola akademik dan hilirisasi inovasi.
Program Studi Manajemen Rekayasa Fakultas Rekayasa Industri Telkom University melaksanakan kunjungan industri ke Chocolatos X-Quest, sebuah program pengembangan dari Factory Visit PT Garudafood (30/6). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa S1 Manajemen Rekayasa, serta didampingi oleh dua dosen dan satu staf administrasi program studi.
Telkom University (Tel-U) resmi membuka Global Learning Week (GLOW) 2026, sebuah program summer program internasional tahunan yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 17 Juli 2026. Acara pembukaan (Opening Ceremony) yang diselenggarakan pada Senin (6/7) di Gedung K – Damar Auditorium Building ini dihadiri oleh jajaran rektorat, mitra universitas dunia, serta 347 partisipan. Pada gelaran tahun ini, GLOW 2026 menghadirkan 9 pilihan mata kuliah (courses), yang diampu langsung oleh 9 visiting professors internasional serta didampingi oleh 18 co-lecturers.
Telkom University (Tel-U) terus memperkuat komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Sharing Session bertajuk “Menuju Perguruan Tinggi Kelas Dunia dan Berdampak” yang digelar pada Jumat (3/7) di Ruang Fusion Rigor Den (FRD), Gedung Bangkit Lantai 2, Tel-U.
Telkom University (Tel-U) menerima kunjungan dari delegasi Politeknik STIA LAN Jakarta dalam agenda kunjungan kelembagaan yang bertujuan memperkuat kolaborasi serta membuka ruang pertukaran praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk saling berbagi pengalaman, wawasan, serta menjajaki peluang kerjasama strategis di berbagai bidang.
Pernahkah kamu tiba-tiba mendapatkan pesan WhatsApp dari nomor asing yang menawarkan pinjaman online, atau mendadak ada email mencurigakan yang mencoba masuk ke akun media sosialmu? Jika iya, bisa jadi itu adalah tanda bahwa data penting milikmu telah menjadi korban data bocor di internet.
Bagi kalangan mahasiswa, isu keamanan data pribadi online sering kali diabaikan karena merasa “ah, isi rekening saya juga pas-pasan, mana ada yang mau meretas?”. Padahal, kebocoran data jauh lebih berbahaya dari sekadar kehilangan saldo. Data yang bocor seperti email, password, nomor HP, hingga NIK bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk penipuan, pembobolan akun akademik, hingga pendaftaran pinjol ilegal atas namamu. Oleh karena itu, penting banget untuk tahu cara cek kebocoran data pribadi secara berkala demi melindungi diri kita di ranah digital.
Mungkin selama ini kita sudah terbiasa mengukur keberhasilan kuliah dari satu hal: IPK. Semakin tinggi angkanya, semakin “sukses” perjalanan akademiknya. Padahal, dunia kerja sudah lama tidak hanya bertanya soal nilai — mereka ingin tahu apa yang bisa kamu lakukan, dan pengalaman apa yang sudah kamu miliki.
Tujuan utama dari masa kampus sebetulnya adalah bagaimana seorang mahasiswa mampu membangun value mahasiswa yang sesungguhnya. IPK tinggi memang keren, tapi tanpa diimbangi dengan soft skill dan hard skill, nilai tersebut hanya akan menjadi angka mati di atas kertas.
Value mahasiswa adalah seberapa berharga kamu sebagai individu — skill yang dimiliki, pengalaman yang dibangun, jaringan yang dikembangkan, dan pola pikir yang dibentuk selama kuliah.
Telkom University (Tel-U) menerima kunjungan studi banding dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada Senin (22/06) di Ruang Rapat Lantai 5, Gedung Bangkit, Tel-U. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka sharing knowledge terkait pengelolaan institusi, strategi admisi, serta penguatan tata kelola perguruan tinggi demi mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.









