Cegah Kecelakaan Dapur, Mahasiswa Telkom University Ciptakan Startup Keamanan Dapur

Telkom University, 4 Maret 2026 – Unova adalah startup di bidang home technology yang kini tengah menjalani program inkubasi di Bandung Techno Park (BTP), Telkom University (Tel-U), Bandung. Didirikan oleh mahasiwa-mahasiswa lintas disiplin dari Tel-U, Unova membangun sistem pencegahan kebocoran gas yang tidak sekedar membunyikan alarm, melainkan bertindak secara otomatis untuk memutus aliran gas sebelum bencana terjadi.

Arillian, mahasiswa S1 Teknik Elektro Tel-U yang merupakan Founder Unova, menjelaskan bahwa lahirnya startup ini berakar dari keprihatinan yang mendalam terhadap tingginya angka insiden fatal di kawasan hunian.

“Data mendukung kekhawatiran tersebut. Berdasarkan riset tim Unova, sebanyak 88,59% rumah tangga di Indonesia menggunakan gas LPG sebagai sumber energi utama. Di Kota Bandung saja, tercatat sekitar 350 kasus kebakaran pada tahun 2024 angka yang sebagian signifikannya dipicu oleh kebocoran gas yang terlambat ditangani. Di sektor komersial, risiko serupa mengintai hotel dan restoran yang mengandalkan gas dalam skala besar,” ujar Arilian.

Melihat celah tersebut, Unova mengembangkan sistem gas leak prevention yang tidak hanya mampu mendeteksi kebocoran, tetapi juga melakukan tindakan pencegahan secara otomatis. Berbeda dengan detektor gas konvensional yang hanya memberikan peringatan, teknologi Unova dirancang untuk langsung memutus aliran gas ketika terdeteksi anomali berbahaya, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan sejak dini.

Produk ini juga dilengkapi dengan fitur real-time monitoring yang memungkinkan pengguna memantau kondisi penggunaan gas secara langsung. Tidak hanya itu, sistem Unova mampu memberikan predictive alert dengan menganalisis pola penggunaan gas, sehingga pengguna dapat mengetahui potensi masalah sebelum benar-benar terjadi. 

Sebagai solusi berbasis Internet of Things (IoT), Unova juga menghadirkan fitur kontrol jarak jauh melalui smartphone. Fitur ini menjawab kekhawatiran umum masyarakat, seperti rasa cemas saat meninggalkan rumah tanpa memastikan kondisi kompor atau gas. Dengan integrasi ini, pengguna dapat mengontrol dan memastikan keamanan dapur mereka kapan saja dan di mana saja.

Kekuatan Unova tak lepas dari komposisi timnya yang unik. Seluruh anggota tim adalah mahasiswa aktif Tel-U dari berbagai program studi, memadukan kompetensi teknis dengan kepekaan desain dan komunikasi. Tim ini terdiri dari Arillian Dylan Nugraha (Founder, S1 Teknik Elektro), Devan Rizki Akbari (S1 Teknik Industri), Faiza Restu Aulia (S1 Teknik Biomedis), Najwamadiha Wilandiva Ramlan (S1 Teknik Telekomunikasi), Mutiara Aini Zen Arief M dan Seina Al Qirani (keduanya dari S1 Desain Komunikasi Visual), Insan Fathul Aziz dan Muhammad Luthfi Khafid (S1 Teknik Elektro), Ibra Salman Maulana (S1 Teknik Sistem Energi), serta Muhammad Rifki Widya Ramadha (S1 Teknik Informatika).

Kolaborasi lintas jurusan inilah yang memungkinkan Unova mengintegrasikan sistem sensor presisi tinggi, mikrokontroler, arsitektur IoT, hingga desain antarmuka pengguna dalam satu produk yang kohesif.

Pada tahap awal, Unova menargetkan rumah tangga kelas menengah di wilayah urban Jawa Barat sebagai pengguna utama.  Segmen ini dinilai memiliki kebutuhan tinggi terhadap keamanan hunian sekaligus kesiapan dalam mengadopsi teknologi baru. Selain itu, Unova juga membuka peluang ekspansi ke sektor UMKM kuliner dan pemilik kos yang memiliki risiko kebocoran gas yang cukup tinggi.

Fokus Unova pada gas leak prevention bukan tanpa alasan. Tingginya penggunaan LPG di Indonesia menjadikan kebocoran gas sebagai salah satu ancaman keselamatan yang paling relevan. Di sisi lain, belum banyak solusi di pasar yang mampu mengintegrasikan sistem deteksi dan pencegahan otomatis dalam satu perangkat yang praktis.

Dalam prosesnya, Unova mendapatkan berbagai dukungan melalui program inkubasi  di BTP. Tim memperoleh bimbingan intensif dari mentor industri, materi yang relevan dengan pengembangan startup tahap awal, hingga fasilitas yang mendukung proses riset dan pengembangan produk hardware. Lingkungan ini membantu Unova bertransformasi dari sekadar ide menjadi solusi teknologi yang siap diimplementasikan.

Ke depan, Unova memiliki visi untuk menjadi perusahaan teknologi terdepan yang mampu menghadirkan solusi keselamatan hunian yang scalable, mulai dari rumah tangga hingga sektor industri. Dengan mengedepankan pendekatan berbasis kebutuhan lokal, Unova tidak hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga menyesuaikannya dengan karakteristik dan kebiasaan masyarakat Indonesia.

Penulis: Najwa Nurul Aulia | Editor: Belinda Fransisca Bunadi | Foto: Unova

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link