Dorong Sinergi Antar Kampus, Universitas Atma Jaya Yogyakarta Pelajari Praktik Unggul di Telkom University

Bandung, 19 Juni 2026 – Telkom University (Tel-U) menerima kunjungan resmi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada Jumat (19/06) di Ruang Rapat Lt.5, Gd. Bangkit, Tel-U. Tim yang datang cukup besar ini dipimpin langsung oleh Sus Harjanti Felasari bersama sejumlah pimpinan dan kepala unit dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta, mencerminkan keseriusan institusi tersebut dalam menjalin sinergi yang lebih erat dengan kampus berbasis teknologi ini.

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Ada tiga agenda besar yang menjadi fokus diskusi, yakni pengembangan akademik dan pembelajaran, riset dan inovasi, serta admisi dan kemahasiswaan. Masing-masing agenda dikawal langsung oleh pimpinan terkait dari kedua pihak, sehingga pertemuan ini diharapkan menghasilkan langkah konkret.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Perencanaan Strategis Tel-U, Parman Sukarno Ph.D., menyambut hangat kedatangan rombongan. Ia mengungkapkan bahwa hubungan antara kedua institusi sebenarnya sudah terjalin cukup lama.

“Pertemanan antara Tel-U dan Atma Jaya sudah cukup lama, dan melalui kunjungan ini saya pikir kita bisa berbuat lagi, bisa tingkatkan kerjasama yang sudah terjalin,” ujarnya. Ia bahkan menyebut bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan pihak Atma Jaya beberapa bulan lalu.

Di sisi lain, Sus Harjanti Felasari mengakui bahwa Universitas Atma Jaya datang dengan semangat belajar, khususnya di bidang riset dan inovasi yang dinilai masih perlu diperkuat. “Kami perlu belajar bagaimana riset-riset itu bisa diaplikasikan untuk kemudian memberikan dampak yang jelas,” ungkapnya dalam sambutan pembuka. Pernyataan ini menunjukkan sikap terbuka Universitas Atma Jaya untuk tumbuh bersama, bukan sekadar mencari referensi formal.

Dari sisi pembagian peran, Universitas Atma Jaya membawa struktur yang jelas, dimana urusan akademik ditangani oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, sementara kemahasiswaan dibawakan oleh Bapak Yosep. Hal ini menunjukkan bahwa kunjungan ini dirancang bukan hanya untuk berdiskusi di level pimpinan, melainkan juga untuk menyelami persoalan teknis di lapangan.

Parman Sukarno menutup sambutannya dengan harapan yang sederhana namun bermakna. “Mudah-mudahan kita bisa saling memperkuat satu sama lain, kemudian bisa memberikan dampak yang lebih besar lagi,” pungkasnya.

Kalimat ini sekaligus merangkum semangat pertemuan hari ini bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi bukan soal siapa yang lebih unggul, melainkan bagaimana keduanya bisa tumbuh bersama demi pendidikan Indonesia yang lebih baik.

Penulis: Maharani Wulansari | Editor: Belinda Fransisca Bunadi | Foto: Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link