Dr. Hardy Adiluhung, Raih Gelar Doktor di ISI Bali, Teliti Desain Panser Anoa Sebagai Identitas Nasional 

Bandung, 1 Oktober 2025 – Telkom University (Tel-U) kembali memberikan prestasi membanggakan. Dosen Program Studi S1 Desain Produk, Fakultas Industri Kreatif (FIK) Tel-U, Dr. Hardy Adiluhung, S.Sn, M.Sn., resmi meraih gelar Doktor usai menjalani Sidang Promosi Doktor di Institut Seni Indonesia (ISI) Bali pada Jumat (26/9) 2025.

Dalam sidang tersebut, Dr. Hardy memaparkan disertasi yang berjudul “Analisis Desain Panser Anoa 6×6 APC : Integrasi Estetika Konstruktivisme, Ideologi Nasional, dan Fungsi Operasional dalam Membangun Identitas Pertahanan Indonesia”. Melalui pendekatan interdisipliner yang menggabungkan teori desain, semiotika dan estetika konstruktivisme, disertasi ini mengungkap bagaimana karakter visual, narasi simbolik, serta estetika kendaraan berperan dalam memperkokoh identitas nasional dan kebanggaan bangsa di bidang pertahanan.

Topik tersebut dipilih karena selama ini kajian akademik hanya berfokus pada desain kendaraan militer dari sisi teknis. Dr. Hardy ingin menunjukkan bahwa desain kendaraan militer juga mengandung nilai estetika dan ideologi yang penting bagi pembentukan identitas nasional. Latar belakang tersebut semakin diperkuat dengan pengalaman dan masukan langsung dari prajurit pengguna panser Anoa. 

Ia menambahkan, inspirasi penelitiannya muncul dari keinginan mendalami hubungan antara fungsi teknis dan makna simbolik kendaraan. Menurutnya, Panser Anoa karya PT Pindad telah menjadi representasi penting dari kemandirian teknologi, sekaligus kebanggaan bangsa. 

“Pencapaian ini bukan hanya tonggak penting dalam perjalanan pribadi dan akademik saya sebagai mahasiswa, tetapi juga kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dan industri kreatif di Indonesia. Harapannya, karya ini dapat menginspirasi generasi muda, memperkuat kemandirian industri kreatif pertahanan, dan mendorong inovasi berbasis lokal berkelanjutan demi masa depan bangsa” ungkap Hardy.

Dengan disertasi ini, Dr. Hardy berupaya menunjukkan bahwa desain produk seharusnya tidak hanya dipahami dari sisi fungsi, tetapi juga sebagai medium yang menyatukan nilai budaya, sosial, dan ideologis untuk memperkokoh identitas bangsa. 

Penulis: Irsalina Khalidiyah | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link