Bandung, 9 Juli 2025 – Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial (FKS) Telkom University terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Salah satu upayanya diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan co-design bertema “Mempromosikan Sertifikasi CHSE-C: Studi Kasus Bandung sebagai Destinasi Pariwisata”, yang digelar pada Selasa, 9 Juli 2025.
Kegiatan ini menghadirkan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, mulai dari instansi pemerintahan, asosiasi pariwisata, akademisi, pakar, hingga pelaku usaha pariwisata di Bandung dan sekitarnya. Mereka berkumpul dalam satu forum kolaboratif untuk menggali peran strategis masing-masing dalam mendorong implementasi sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE-C).
CHSE-C menjadi salah satu standar penting dalam mendorong praktik pariwisata yang aman, bersih, dan ramah lingkungan—terutama di tengah upaya Bandung mempertahankan posisinya sebagai destinasi unggulan nasional.
Kegiatan co-design ini merupakan bagian dari studi doktoral Itca Istia Wahyuni, dosen FKS Telkom University, yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Griffith Business School, Griffith University, Australia.
“Melalui pendekatan partisipatif dan dialog terbuka, kami ingin mendorong terbentuknya kebijakan promosi CHSE-C yang relevan dan aplikatif. Ini bukan hanya tentang sertifikasi, tapi juga transformasi praktik pariwisata menuju arah yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” ujar Itca.
Sesi ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam memperkuat sinergi antar-stakeholder, sekaligus mendorong kontribusi nyata akademisi dalam menghadirkan penelitian yang berdampak langsung bagi masyarakat dan industri.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Telkom University dalam mewujudkan visi sebagai kampus yang berdampak—melalui kolaborasi, riset terapan, dan inovasi yang relevan dengan tantangan zaman.
Penulis: Ilham Ferdian | Editor: Abdullah Adnan | Foto: Ilham Ferdian