02 Sep 2020

Menjadi Pemimpin Dalam Kondisi Krisis

ZOOM, Telkom University – Telkom University melalui International Class Academic Office (ICAO), kembali menggelar acara Leaders Talk yang rutin digelar. Dalam kondisi seperti saat ini Leaders Talk dilakukan secara online melalui Zoom aplikasi pada Rabu (2/9).

Mengusung tema Authentic Leadership in the Time of Crisis for Great Indonesia, Leaders Talk kali ini menghadirkan pembicara Janoe Arijanto (CEO Dentsu One) dan Asri Wijayanti (CEO & Founder jahitin.com).

Dalam pemaparannya, Janoe menjelaskan bahwa menjadi seorang pemimpin dalam kondisi krisis pandemi covid-19 seperti saat ini dituntut bagaimana seorang pemimpin mampu membawa perusahaannya untuk tetap berdiri.

“Menjadi seorang pemimpin dalam kondisi saat ini, menjaga perusahaan tetap berdiri adalah bukan semata-mata tentang bisnis didalamnya, tapi bagaimana para karyawan, seluruh pegawai yang ada didalam perusahaan tersebut bisa bertahan hidup dalam pandemi ini.” Jelasnya.

Dalam kondisi seperti saat ini, Janoe menambahkan bahwa, tidak ada yang bisa memprediksi kapan pandemi ini berakhir, apakah 1 tahun lagi atau bahkan 2 tahun lagi.

“Kita tidak tahu bagaimana kondisi kedepannya, oleh karena itu sebuah perusahaan harus bisa prepare apapun yang terjadi, maka dari itu sebuah perusahaan harus mampu untuk bertahan dan menjaga stabilitas bisnis, hingga nanti pandemi berakhir dan bersiap untuk masuk kedalam new normal.” Jelasnya.

Perubahan yang terjadi dalam masa pandemi saat ini, menuntut perusahaan untuk bisa menyesuaikan dengan kondisi pasar, Janoe menjelaskan bahwa perubahan yang terjadi di pasar sangat cepat, dan bagi seorang pemimpin bagaimana harus terus bisa beradaptasi secara cepat dengan kondisi yang terjadi.

“Saat ini akan ada banyak bisnis baru bermunculan, dan akan ada banyak lapangan pekerjaan baru pula, oleh karena itu bagi perusahaan yang saat ini sedang berjalan harus bisa menyesuaikan dengan kondisi tersebut, caranya dengan berkolaborasi, karena kolaborasi saat ini tidak hanya sebatas omongan, tapi kolaborasi harus segera dilakukan antar sektor industri, hal tersebut untuk bersama-sama menyelamatkan perekonomian bangsa.” Ucapnya.

Sejalan dengan Janoe, Asri mengatakan bahwa dalam kondisi seperti saat ini, menjadi seorang pemimpin harus bisa berfikir bagaimana bisnis bisa terus berjalan untuk tetap menghidupi seluruh pegawainya, dan bagaimana menyelamatkan pegawai yang telah dirumahkan dari perusahaan tempat bekerja sebelumnya.

“Dikami (Jahitin.com) banyak penjahit-penjahit lokal yang menggantungkan harapannya dikami, seperti yang Pak Janoe tadi jelaskan bahwa kolaborasi itu sangat penting dalam kondisi saat ini, kami telah melakukan kolaborasi dengan Telkomsel untuk menghasilkan ribuan APD, dari situ kami bisa mempekerjakan para pegawai-pegawai yang sebelumnya harus di PHK atau dirumahkan, dengan begini kondisi perekenomian dari para pegawai bisa terus berjalan.” Ucapnya.

Direktur Pasca Sarjana Dan Advance Learning Telkom University, Dr. Iis Kurnia Nurhayati, dalam sambutannya mengatakan bahwa, dalam masa pandemi saat ini peran pimpinan bagi seluruh sektor industri sangat diperlukan, dimana bagaimana pemimpin bisa berfikir kreatif dan inovatif untuk terus menjaga perusahaan terus berjalan.

“Melalui acara ini, kami berharap partisipan yang hadir bisa memetik ilmu yang berikan oleh narasumber bagaimana menjadi seorang pemimpin dalam kondisi krisis seperti saat ini, sehingga kedepan akan menjadi pemimpin yang mampu membawa bangsa ini menjadi lebih baik lagi.” Ucapnya.

Previous Article Next Article