Bandung, 9 Desember 2025 – Program Studi S1 Teknik Industri Fakultas Rekayasa Industri (FRI) resmi menyelenggarakan Kompetisi Algoritma dan Pemrograman untuk pertama kalinya pada tahun 2025. Kegiatan yang digelar di Gedung Grha Cacuk B ini melibatkan mahasiswa dari 13 kelas dalam satu angkatan, dan menjadi langkah awal FRI menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik melalui format kompetisi.
Pada penyelenggaraan perdananya, kompetisi ini dihadirkan dengan konsep yang menggabungkan elemen e-sport MPL dengan gaya kompetisi Excel World Championship. Konsep ini dirancang untuk menciptakan suasana kompetitif yang dinamis, dekat dengan dunia mahasiswa, sekaligus menantang mereka untuk menerapkan kemampuan algoritma dan pemrograman dalam format pertandingan berbasis poin dan sistem klasemen. Setiap kelas mengirimkan satu tim beranggotakan 5 mahasiswa, sehingga total ada 13 tim yang bertanding pada babak penyisihan.
Babak penyisihan berlangsung pada 9–12 Desember 2025, Melalui sistem klasemen, seluruh tim berupaya mengumpulkan poin tertinggi untuk memantaskan posisi peringkat pertama masing-masing group. Final kompetisi akan digelar pada 20 Desember 2025 di Gedung Damar, yang memiliki kapasitas tiga kali lebih besar dibanding ruang penyisihan. Pada babak penentuan ini, seluruh tim kembali bertanding untuk memperebutkan Juara 1, 2, dan 3, beserta trophy dan privilege akademik terkait Mata Kuliah Algoritma dan Pemrograman.
Kompetisi ini diinisiasi sebagai langkah inovatif untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan tidak terlalu kaku pada mata kuliah Algoritma dan Pemrograman. Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi awal bagi mahasiswa untuk lebih tertarik mempelajari pemrograman, membangun atmosfer akademik yang kompetitif namun sehat, serta mendorong kesiapan mereka untuk mengikuti berbagai kompetisi di luar kampus.
“Kompetisi ini kami rancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Kami ingin mahasiswa merasakan bahwa mempelajari algoritma dan pemrograman bisa dikemas dalam format yang seru, kompetitif, dan tidak kaku.” Ujar Bapak Rayinda (Panitia Kegiatan).
Ke depan, kompetisi ini ditargetkan untuk dikembangkan skalanya, dengan mengundang partisipasi dari kampus Telkom University lainnya seperti Purwokerto, Surabaya, dan Jakarta. Melihat antusiasme peserta pada penyelenggaraan perdana ini, panitia juga akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadirkan kompetisi yang lebih matang pada tahun berikutnya.
Penulis: Gayuh Nugraha | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations