Bandung, 28 Februari 2025 โ Telkom University (Tel-U) secara resmi melantik Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc., sebagai Rektor Tel-U periode 2025-2030. Prosesi pelantikan berlangsung secara hybrid melalui Gedung Bangkit Tel-U pada Jumat (28/2) yang dihadiri oleh Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Telkom, Pimpinan Telkom University, serta tamu undangan dari kampus cabang.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suyanto atau yang lebih akrab dengan panggilan Prof. Suo, mengungkapkan rasa terhormatnya atas amanah yang diberikan serta kesiapannya untuk mengemban tanggung jawab besar dalam memimpin Tel-U ke depan.
โIni bukan tugas yang ringan, tetapi dengan kerja sama dan dukungan dari seluruh Civitas Academica Telkom University, kita dapat menghadapi tantangan serta mewujudkan visi Tel-U. Saya mohon doa dan dukungan dari semua pihak dalam menjalankan amanah ini. Semoga kita dapat terus berkontribusi bagi dunia pendidikan dan mencetak generasi yang berdaya saing tinggi.โ ungkap Suyanto.
Lebih lanjut, beliau menegaskan komitmennya untuk membawa Tel-U menjadi National Excellence Entrepreneurial University pada 2028. Upaya ini akan dilakukan dengan memperkuat kualitas akademik, meningkatkan inovasi dan penelitian, serta menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan berdaya saing global.
โSaya mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun Tel-U menjadi lebih maju dan unggul.โ tambahnya.
Pelantikan ini juga dihadiri oleh Rektor Tel-U periode 2019-2024, Prof. Dr. Adiwijaya, S.Si., M.Si., yang juga merupakan Rektor transisi masa jabatan 2024-2025. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pimpinan, termasuk wakil rektor, dekan, dan direktur yang telah berkontribusi dalam berbagai capaian Tel-U.
โSeluruh pencapaian yang telah diraih adalah hasil kolaborasi dari seluruh Civitas Academica. Semoga di bawah kepemimpinan Prof. Suyanto, Tel-U semakin berjaya dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa dan negara. Semoga Allah memberkahi dan meridhai kita semua.โ ungkap
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), Dodi Irawan, turut menyampaikan harapan kepada kepemimpinan baru Tel-U, di antaranya, Memperkuat kolaborasi antara Tel-U dan industri, khususnya Telkom Group, dalam pengembangan teknologi dan inovasi; Meningkatkan kualitas riset dan pembelajaran berbasis praktik agar lulusan Tel-U tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia industri; Membangun kepemimpinan yang Dalam, Luas, dan Luwes, agar mampu memahami tantangan global dan merancang strategi yang relevan untuk kemajuan universitas.; dan terakhir Menjadikan Tel-U sebagai pusat unggulan dalam Digital Business, Cyber Security, dan AI, serta mendorong inovasi di berbagai bidang yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Sekilas mengenai Prof. Suo, beliau resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Kecerdasan Buatan di Telkom University pada 10 Desember 2021. Dalam orasi ilmiahnya, ia memperkenalkan Komodo Mlipir Algorithm (KMA), sebuah metode optimasi metaheuristik berbasis Swarm Intelligence yang dikembangkan bersama timnya di Fakultas Informatika. Terinspirasi dari perilaku Komodo dan konsep “mlipir” dalam bahasa Jawa, KMA dirancang untuk menyelesaikan masalah optimasi berdimensi tinggi dengan efisiensi komputasi yang lebih baik.
Sebagai akademisi yang aktif dalam penelitian Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Evolutionary Computation, Prof. Suyanto telah menghasilkan 94 publikasi internasional terindeks Scopus, memiliki h-index 14, serta masuk dalam daftar 2% ilmuwan paling berpengaruh versi Stanford University dan Elsevier BV. Ia juga telah mendaftarkan 8 paten, memperoleh 22 hak cipta, dan menerbitkan 10 buku ajar.
Pelantikan ini dihadiri oleh seluruh Guru Besar Tel-U, Dekan dari seluruh fakultas, Direktur dari berbagai direktorat di Tel-U, serta pemangku kepentingan lainnya. Dengan kepemimpinan baru ini, Tel-U optimistis dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan serta kemajuan bangsa.
Penulis: Abdullah Adnan | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations