Tel-U, Smash.id dan Unilever Berikan Pelatihan Bank Sampah

BANDUNG, Telkom University – Telkom University berkolaborasi dengan pelaku industry yakni Unilever dan smash.id, berikan penyuluhan tentang fitur dasar Banksampah.id yang berlangsung pada 24 September 2020 silam secara daring, dimana pada acara ini diikuti oleh pengurus Bank Sampah Bandung Raya.

Menurut CEO dan founder Smash.id sekaligus dosen Telkom University, Putra Fajar Gumilang, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan penggunaan fitur – fitur dasar yang ada pada BankSampah.id sebagai salah satu solusi yang dimiliki oleh Smash.id untuk mempermudah dan membantu bank sampah di Indonesia mendigitalisasi aktivitas bank sampah dalam sebuah website sehingga akan membantu mengurangi jumlah sampah plastik yang ada di lingkungan masyarakat.

“BankSampah.id sendiri merupakan bagian dari Smash.id, yang mana BankSampah.id merupakan aplikasi berbasis web dan mobile yang membantu dalam administrasi pemilik Bank Sampah juga mempermudah nasabah dari Bank Sampah.” Ucapnya.

Putra menjelaskan sebagai founder dan CEO dari smash.id dan banksampah.id, dipercaya oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia untuk mengumpulkan database Bank Sampah yang ada di Indonesia.

“Kami dipercaya untuk mengumpulkan database bank sampah di Indonesia, sehingga kedepan akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan informasi lebih banyak mengenai Bank Sampah di seluruh Indonesia, karena banksampah.id sendiri didesain ramah, mudah, dan informatif sehingga dapat digunakan bagi seluruh usia.” Jelasnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta, Putra menambahkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini akan terus berlangsung secara online pada pekan-pekan selanjutnya guna mendukung program “Merdeka dari Sampah” melalui  pengelolaan sampah plastik di Indonesia.

“Pada program ini kami berikan kepada para peserta arahan sekaligus penjelasan tentang fitur – fitur yang terdapat pada website dan mobile BankSampah.id. dan kami berharap kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan semangat dan antusias dari pengurus bank sampah Bandung Raya untuk mendigitalisasikan proses persampahannya.” Ujar Putra.

Berikut penggunaan Banksampah.id berbasis web bagi nasabah:

  1. Pendaftaran nasabah.
  2. Apabila belum terdaftar sebagai nasabah di suatu Bank Sampah, maka akan dibantu untuk mencari Bank Sampah terdekat anda.
  3. Kirimkan sampah yang sudah terpilah mengikuti standard dari KLHK ke Bank Sampah dimana nasabah sudah terdaftar.
  4. Setelah sampah diterima oleh Bank Sampah, maka sampah akan dipilah mengikuti harga dari masing-masing kategori. Kemudian total harga akan masuk kedalam tabungan customer atau My Smash.
  5. Jangan khawatir, karena setiap nasabah akan mendapatkan laporan kegiatan selama anda menyetor ke Bank Sampah, hal ini akan diberikan oleh pihak Bank Sampah ke nasabah secara manual.
  6. Uang nasabah yang sudah terkumpul di Bank Sampah dapat anda gunakan sebagai e-money.

(smash.id)