Direktorat Kemahasiswaan, Pengembangan Karier & Alumni Telkom University (Tel-U) menyelenggarakan “Komite Prestasi: Wadah Pembinaan dan Penguatan Talenta Mahasiswa”. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Ruang Fusion Rigour Den, Gedung Bangkit Lantai 2. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan, dan Endowment, Prof. Dr. Ratri Wahyuningtyas, S.T., M.M., Direktur Kemahasiswaan, Pengembangan Karir & Alumni, Dr. Maulana Rezi Ramadhana, S.Psi., M.Psi., Psikolog, para anggota Komite Prestasi, para Dekan, Wakil Dekan, serta Direktur dan Wakil Direktur Kampus Tel-U Purwakarta, Surabaya, dan Jakarta.
Menulis skripsi atau tesis sering terasa berat, bukan hanya karena isi penelitian, tapi juga karena harus berkutat dengan sitasi dan daftar pustaka. Banyak mahasiswa masih mengatur referensi secara manual, yang memakan waktu dan rawan terjadi kesalahan format penulisan. Padahal, ada solusi praktis berupa aplikasi referensi untuk mahasiswa seperti Mendeley dan Zotero yang bisa membantu sitasi otomatis skripsi dengan cepat dan rapi.
Telkom University menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan bertanggung jawab melalui deklarasi pengembangan Safe-AI yang human-centric. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, dalam momentum Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Telkom University Convention Hall (TUCH).
Di tengah pesatnya teknologi kecerdasan buatan, kecakapan digital masyarakat kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mendasar. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi), Meutya Vadia Hafid, saat menghadiri prosesi Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University (Tel-U) Periode II TA 2025/2026 pada hari Sabtu (25/4), di Telkom University Convention Hall.
Telkom University kembali menegaskan posisinya sebagai leading digital university melalui langkah strategis pengembangan Fakultas Kedokteran dan Program Profesi Dokter. Komitmen ini ditandai dengan kunjungan visitasi dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka meninjau kesiapan institusi.
Program Studi S1 Sistem Informasi, Fakultas Rekayasa Industri, Telkom University resmi memperoleh kembali akreditasi nasional dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom) setelah sebelumnya berhasil mendapatkan Akreditasi Internasional IABEE. Capaian ini merupakan hasil dari proses evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pendidikan dan tata kelola program studi.
Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni (KKA) Telkom University (Tel-U) kembali menggelar agenda tahunan Tel-U Career Days 2026 selama dua hari, pada 20–21 April 2026, di Aula Gedung Manterawu, Tel-U. Acara ini menjadi salah satu agenda strategis kampus dalam mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan para pelaku industri secara langsung, sekaligus membuka peluang kerja, magang, dan jejaring profesional yang lebih luas
Fakultas Rekayasa Industri (FRI), Telkom University (Tel-U) terus mendorong mahasiswanya untuk mendapatkan pengalaman belajar di tingkat internasional. Salah satunya adalah Wira, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi yang saat ini sedang menjalani program double degree di Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), Malaysia.
Telkom University (Tel-U) menyelenggarakan kegiatan advokasi hak pendataan penyandang disabilitas yang dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, serta berkolaborasi dengan Komisi Nasional Disabilitas (KND) pada Senin (20/04). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong sistem pendataan disabilitas yang lebih akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Selain itu, acara ini juga mendorong pemanfaatan video sebagai media advokasi dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya data disabilitas yang akurat dan terpilah, serta memperkuat integrasi data disabilitas nasional melalui sinergi lintas sektor.
Bagi setiap mahasiswa, istilah skripsi, tesis, dan disertasi adalah puncak dari perjalanan akademik yang penuh tantangan. Seringkali, banyak yang merasa terbebani karena belum memahami apa sebenarnya yang dicari dari sebuah karya ilmiah di setiap jenjang. Padahal, memahami perbedaan mendasar dan menerapkan strategi yang tepat adalah kunci utama untuk lulus tepat waktu.