Bandung, 22 April 2026 — Telkom University kembali menegaskan posisinya sebagai leading digital university melalui langkah strategis pengembangan Fakultas Kedokteran dan Program Profesi Dokter. Komitmen ini ditandai dengan kunjungan visitasi dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka meninjau kesiapan institusi.
Kunjungan ini bukan sekadar proses evaluasi administratif, melainkan bagian dari upaya besar menghadirkan model pendidikan kedokteran masa depan yang mengintegrasikan keilmuan medis dengan teknologi digital guna menjawab tantangan sistem kesehatan nasional.
Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan kontribusi nyata Tel-U dalam mendukung transformasi sektor kesehatan di Indonesia.
“Sebagai universitas berbasis teknologi digital, kami tidak hanya ingin mencetak dokter yang unggul secara klinis, tetapi juga future-ready. Kami mempersiapkan tenaga medis yang mampu mengintegrasikan artificial intelligence, Internet of Medical Things (IoMT), dan analitik data kesehatan untuk meningkatkan kualitas serta efisiensi layanan medis,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dr. Yuli Farianti, M.Epid., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi kesehatan nasional.
“Transformasi kesehatan tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti Telkom University menjadi kunci dalam menyiapkan SDM kesehatan unggul yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Dr. Lukman, S.T., M.Hum., melihat diferensiasi Telkom University terletak pada kekuatan integrasi teknologi.
“Keunggulan Tel-U dalam teknologi menjadi fondasi penting dalam mempercepat pengembangan pendidikan kedokteran yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” jelasnya.
Dalam rangkaian visitasi, Telkom University turut mempresentasikan kesiapan komprehensif pengembangan Fakultas Kedokteran yang disampaikan oleh Lia Yuldinawati, Ph.D. Pemaparan mencakup desain kurikulum berbasis teknologi, kesiapan ekosistem pembelajaran, hingga roadmap pengembangan institusi. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas yang dirancang untuk mendukung pembelajaran kedokteran modern.
Melalui inisiatif ini, Telkom University mempertegas komitmennya dalam mencetak talenta kesehatan berbasis digital yang tidak hanya kompeten, tetapi juga inovatif dan adaptif. Kehadiran Fakultas Kedokteran Tel-U diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat ekosistem kesehatan nasional, sekaligus mempercepat terwujudnya layanan kesehatan yang lebih cerdas, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Penulis: Najwa Nurul Aulia | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations