Fakultas Rekayasa Industri Telkom University dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana Jalin Kerja Sama Konferensi Internasional ICOEINS 2025

Jakarta, 25 Juli 2025 – Dalam rangka memperkuat kapasitas riset dan pengembangan inovasi di tengah tantangan transformasi digital yang semakin kompleks, Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Telkom University (Tel-U) resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana. Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka mendukung penyelenggaraan International Conference on Enterprise and Industrial System (ICOEINS) 2025, yang mengusung tema “Artificial Intelligence for Education and Industry.”

Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di Jakarta pada Jumat (25/7) dan menjadi bentuk nyata sinergi antar lembaga pendidikan tinggi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI) untuk penerapan di sektor pendidikan dan industri.

Kerja sama ini disahkan langsung oleh Dr. Bambang Jokonowo, S.Si., M.T.I., selaku Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana, dan Dr. Muhammad Iqbal, S.T., M.M., selaku Dekan Fakultas Rekayasa Industri Tel-U.

Konferensi ICOEINS 2025 akan membahas berbagai topik strategis dan terkini, di antaranya: Artificial Intelligence, Data Science, Computer Vision, Cyber Security, Digital Supply Chain, Enterprise Infrastructure Management, Enterprise System and Solution, Manufacturing System, dan System Architecture and Governance. 

Melalui kolaborasi ini, kedua perguruan tinggi berharap dapat memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas riset, serta mendorong kontribusi aktif dalam pengembangan teknologi inovatif yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem riset yang lebih kuat dan inklusif. Kami percaya bahwa melalui kerja sama ini, kontribusi ilmiah dan inovasi teknologi dari kampus dapat menjawab tantangan di dunia industri dan pendidikan yang terus berkembang,” ujar Dr. Muhammad Iqbal.

Penyelenggaraan ICOEINS 2025 menjadi momentum penting bagi sivitas akademika, peneliti, dan praktisi industri untuk saling bertukar gagasan, memperkuat kolaborasi, serta menciptakan solusi berbasis teknologi guna menghadapi era digital yang dinamis.

Penulis: Gayuh Nugraha | Editor: Nashwa Fauziyyah | Foto: Gayuh Nugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link