Gelar Seminar Internasional Bertema Artificial Intelligence, Telkom University Open Library Siap Hadapi Tantangan Digital

Gelar Seminar Internasional Bertema Artificial Intelligence Telkom University Open Library Siap Hadapi Tantangan Digital

Bandung, 20 Februari 2025 โ€” Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan melalui Artificial Intelligence (AI), Telkom University Open Library menggelar seminar internasional bertajuk Enhancing Library Excellence: A Global Exchange of Idea, Kamis (20/2). Kegiatan ini dilangsungkan di Gedung Maratua, Aula Fakultas Ekonomi Bisnis, Telkom University (Tel-U). Menghadirkan Senior Librarian dari Universiti Malaya, Malaysia, Dr. Mohd Faizal Hamzah, sejumlah mahasiswa dan pustakawan dari berbagai institusi di Bandung dan sekitarnya mengikuti kegiatan ini dengan antusias. 

Agenda seminar ini membahas berbagai topik menarik seputar peran AI di perpustakaan akademik. Mulai dari eksplorasi awal, dampak AI terhadap masa depan perpustakaan, tantangan etis dalam adopsi AI, hingga strategi penerapannya dalam layanan perpustakaan. Selain itu, acara ini berlangsung dengan interaktif melalui sesi games yang memperdalam pemahaman peserta mengenai topik yang dibahas.

Kehadiran peserta dari berbagai institusi akademik, khususnya dari program studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Padjadjaran, Universitas Islam Nusantara, Universitas Pendidikan Indonesia, serta Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati, sukses menciptakan ruang diskusi yang lebih luas dan mendukung pertukaran ide serta praktik terbaik dalam pemanfaatan AI di perpustakaan.

Seminar ini menjadi sarana bagi pustakawan dan akademisi untuk memahami serta merancang strategi terbaik dalam mengintegrasikan AI ke dalam layanan perpustakaan. Melalui kegiatan ini, Telkom University Open Library berharap agar para peserta dapat memperoleh wawasan mendalam tentang implementasi AI di perpustakaan serta mendorong transformasi digital dan inovasi layanan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama global, memperluas jaringan akademik, dan mendukung pertukaran praktik terbaik antarinstitusi. Dengan demikian, Open Library dapat terus berkembang sebagai perpustakaan unggulan yang siap menghadapi tantangan era digital.

Penulis: Aqila Zahra Qonita | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *