Malaysia, 12 Mei 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Telkom University. Omar Abidi, mahasiswa Program Studi Informatika (International Class) angkatan pertama, berhasil meraih Gold Award pada ajang International Mathematics and Pioneering Innovation Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA.
Penghargaan tersebut diraih melalui inovasi bertajuk MathSolver Pro, sebuah aplikasi tutor matematika berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu siswa memahami konsep matematika secara bertahap melalui penjelasan langkah demi langkah.
AI Tutor yang Membantu Siswa Memahami, Bukan Sekadar Menjawab
MathSolver Pro dikembangkan sebagai solusi atas tantangan pembelajaran matematika yang kerap membuat siswa hanya berfokus pada hasil akhir tanpa memahami proses penyelesaiannya.
Aplikasi ini menghadirkan 11 modul pembelajaran, mulai dari penyelesaian persamaan, grafik, kalkulus, fisika, hingga statistika. Setiap solusi dilengkapi penjelasan berbasis AI yang menerangkan alasan di balik setiap langkah, sehingga siswa dapat memahami konsep secara lebih mendalam.
“MathSolver Pro saya bangun untuk membantu siswa benar-benar memahami matematika, bukan sekadar mendapatkan jawaban instan,” ujar Omar Abidi.
Sebelum menempuh studi di Telkom University, Omar telah mengembangkan lebih dari 80 aplikasi mobile. Namun menurutnya, keberhasilan sebuah aplikasi tidak hanya diukur dari jumlah unduhan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan pengguna.
Menyeimbangkan Kompetisi Internasional dan Perkuliahan
Pengembangan MathSolver Pro dilakukan di tengah padatnya aktivitas akademik Omar sebagai mahasiswa tahun pertama. Proses penyusunan proposal dan pengiriman karya ke IMPi 2026 berlangsung bersamaan dengan ujian tengah semester untuk mata kuliah Database Modeling, Matrix and Vectors, Computer Organization, dan Calculus II.
Alih-alih menjadi hambatan, pengalaman tersebut justru membantu Omar menyempurnakan aplikasi yang dikembangkannya.
“Saya mengembangkan aplikasi tutor matematika sambil mempersiapkan ujian matematika saya sendiri. Dari situ, saya memahami kesulitan yang benar-benar dialami mahasiswa,” jelasnya.
Bukti Mahasiswa Indonesia Mampu Bersaing Global
Berbeda dari mayoritas proyek serupa, MathSolver Pro dikembangkan khusus untuk platform iOS menggunakan SwiftUI. Keputusan ini diambil Omar untuk membuktikan bahwa mahasiswa tahun pertama dari Indonesia mampu menghasilkan aplikasi iOS berkualitas produksi yang siap bersaing di tingkat internasional.
Dalam prosesnya, Omar harus melewati berbagai tantangan, termasuk proses review App Store yang ketat. Berbagai revisi terkait fitur Sign in with Apple, App Tracking Transparency, hingga konfigurasi Firebase menjadi bagian dari pembelajaran yang memperkuat kualitas produk.
Keberhasilan meraih Gold Award menunjukkan bahwa inovasi tersebut dinilai unggul dari sisi implementasi teknis, dampak pendidikan, kebaruan ide, dan kualitas presentasi.
Kolaborasi Internasional
Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi Omar bersama Mohammed Abidi, Co-Director Appspring Studio Ltd, serta dosen pembimbing Assoc. Prof. Dr. Putu Harry Gunawan.
MathSolver Pro sendiri dikembangkan di bawah naungan Appspring Studio Ltd, perusahaan pengembangan perangkat lunak berbasis di Inggris yang didirikan Omar untuk mengembangkan proyek mahasiswa menjadi produk bisnis yang nyata.
Siap Tampil di Singapura
Setelah keberhasilan di Malaysia, Omar dijadwalkan mempresentasikan MathSolver Pro pada ajang ATxSummit: AI Student Developer Conference 2026 di Singapore. Forum internasional tersebut mempertemukan mahasiswa, peneliti, dan pelaku industri yang berfokus pada pengembangan teknologi AI dan keberlanjutan.
MathSolver Pro juga akan segera tersedia di App Store dan dapat diakses oleh pelajar di seluruh dunia.
Inspirasi bagi Mahasiswa Telkom University
Omar berharap pengalamannya dapat memotivasi mahasiswa lain untuk mulai membangun inovasi sejak awal masa perkuliahan.
“Mahasiswa tidak perlu menunggu hingga tingkat akhir untuk menciptakan sesuatu yang berdampak. Kompetisi terbuka sekarang, masalah nyata ada sekarang, dan kesempatan untuk belajar sekaligus berinovasi juga tersedia sekarang,” tuturnya.
Sebagai mahasiswa asal Maroko yang kini menempuh studi di Telkom University, Omar mengaku bangga dapat mewakili Maroko dan Indonesia di ajang internasional.
Prestasi Omar Abidi menjadi bukti bahwa mahasiswa Telkom University memiliki kompetensi dan daya saing global untuk menghadirkan inovasi teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.
Penulis: Abdullah Adnan | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations