Bandung, 15 Januari 2026 – Mix-and-match, atau seni memadukan pakaian kini digemari karena tekniknya yang dapat menjadikan pakaian tidak tampak monoton. Ini adalah langkah sederhana agar selalu terlihat fashionable. Kamu juga suka mix-and-match? Jika iya, ini program yang cocok untukmu.
S1 Kriya (Fashion and Textile Design) ialah program studi yang tidak hanya berfokus pada mode, melainkan juga seni kerajinan (craft) dan tekstil. Program ini bertujuan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kreatif dalam membuat desain, tetapi juga mampu menghasilkan produk fashion dan tekstil yang inovatif dengan memadukan unsur budaya lokal dan teknologi informasi.
Fokus Pembelajaran & Keunikan Jurusan
Program S1 Kriya (Fashion and Textile Design) ini berbeda dari jurusan fashion pada umumnya. Selain mempelajari desain busana, kamu juga akan belajar kriya tekstil dan pemanfaatan teknologi (ICT) dalam proses berkarya.
Hal ini berarti mahasiswa tidak hanya sekadar belajar teknik menjahit, tetapi juga memahami desain tekstil, proses produksi bahan, hingga cara menggabungkan unsur budaya nusantara dalam karya modern.
Beberapa materi yang biasa dipelajari meliputi:
- Teknik menggambar desain 2D dan 3D
- Desain tekstil dan aksesoris fashion
- Fotografi fashion dan presentasi portofolio
- Analisis tren dan bisnis fashion
- Pemanfaatan teknologi dalam fashion digital
Pembelajaran ini juga didukung oleh dosen yang merupakan praktisi di industri kreatif, jadi kamu akan mendapatkan pengalaman langsung sesuai kebutuhan industri.
Jurusan ini cocok buat kamu yang punya passion di dunia fashion dan textile atau ingin jadi kreator fashion. Kamu juga ingin belajar desain sambil memahami hubungan antara kreativitas dan teknologi. Dan kamu berminat menjadikan karya kreatif sebagai peluang usaha (creativepreneur).
Kurikulum dan pendekatannya dirancang agar mahasiswa tidak hanya ahli teknis, tapi juga paham tren industri dan siap kerja atau buka usaha sendiri setelah lulus.
Profil Lulusan dan Peluang Karier
Lulusan S1 Kriya Tekstil dan Fashion dibekali kemampuan untuk menjadi creativepreneur atau profesional di berbagai segmen industri kreatif. Prospek pekerjaan yang bisa kamu pertimbangkan antara lain:
- Textile Designer, merancang kain dengan pola, warna, dan tekstur inovatif.
- Fashion Designer, menciptakan karya busana dari konsep hingga produk jadi.
- Fashion Stylist atau Fashion Consultant, membantu klien atau brand menentukan gaya dan tren.
- Fashion Entrepreneur, membuka usaha fashion sendiri dengan produk hasil desainmu.
- Researcher atau Design Director, fokus pada riset tren dan pengembangan desain kreatif.
Kalau ini program studi yang kamu cari, tunggu apa lagi? Yuk #CreatingTheFuture untuk masa depan yang lebih bermode!
Penulis: Prita Arifa Tyasandari | Editor: Abdullah Adnan | Foto: Prita Arifa Tyasandari