Tim Younme Mahasiswa Fakultas Rekayasa Industri, Lolos Pendanaan P2MW 2025 dengan Inovasi Fashion Berbasis Konservasi

Bandung, 8 Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Rekayasa Industri (FRI), Telkom University (Tel-U) melalui tim Younme yang berhasil lolos dalam program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kompetisi tingkat nasional ini mempertemukan ratusan tim mahasiswa wirausaha dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tim Younme beranggotakan tiga mahasiswa lintas disiplin, yaitu Mochamad Azran Muliadi (Teknik Logistik 2022), Dayfa Sahla Azeeza (DKV 2022), Fahrida Nurul Salsabila (Teknik Logistik 2022). Sinergi peran yang jelas menjadi kunci kekuatan tim ini dalam menghadirkan karya yang inovatif.

Mengusung ide bisnis fashion minimalis dengan sentuhan keberlanjutan, Younme menghadirkan Twilly bermotif satwa endemik Indonesia. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai aksesori multifungsi yang stylish, tetapi juga menjadi medium untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan isu konservasi. Keunikan lain dari Younme adalah kolaborasi fashion dengan teknologi AR serta sertifikat “Guardian Satwa Endemik” yang membuat konsumen merasa menjadi bagian dari gerakan pelestarian.

Proses panjang telah dilalui sejak awal tahun 2025, mulai dari riset satwa endemik, pengembangan desain yang sesuai dengan karakter Gen Z, uji coba produk, hingga penyusunan strategi bisnis. Dukungan penuh dari dosen pembimbing dan unit kewirausahaan Tel-U turut memperkuat langkah Younme dalam meraih pendanaan di kompetisi P2MW.

Menurut penilaian juri, ide Younme memiliki inovasi sosial, potensi bisnis yang kuat, serta relevansi dengan isu keberlanjutan global. Lebih dari sekadar produk fashion, Younme membawa gerakan yang berdampak pada masyarakat.

Meskipun perjalanan kompetisi masih berlangsung dan tim belum memasuki tahap perebutan juara, capaian lolos pendanaan ini menjadi validasi penting bahwa ide sederhana dapat memiliki dampak besar. Bagi Younme, pencapaian ini bukan hanya sekadar dukungan finansial, tetapi juga pengakuan bahwa fashion bisa menjadi media perubahan sosial.

“Kami berharap Younme dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani berwirausaha. Kami ingin membuktikan bahwa bisnis harus tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki dampak sosial yang nyata bagi masyarakat luas.” ungkap tim Younme. 

Ke depan, tim berharap dapat memperluas implementasi ide bisnis, menjalin lebih banyak kolaborasi, serta menginspirasi mahasiswa lain untuk berani membangun usaha yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga sosial.

Penulis: Gayuh Nugraha | Editor: Nashwa | Foto: Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link