Jurusan kuliah menjadi penting karena merupakan tumpuan jenjang karier di masa mendatang. Tak heran, jika siswa-siswi diharuskan mengetahui program studi yang tepat sejak dini.
Telkom University menggelar Public Hearing yang merupakan rangkaian dalam pemilihan Rektor Telkom University periode 2025-2030. Pada kegiatan Public Hearing yang bertajuk ‘Expose Public, Dialog Gagasan dan Inovasi Kepemimpinan’ yang berlangsung Kamis, (15/2) bakal calon Rektor Telkom University diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, serta gagasannya di hadapan seluruh perwakilan civitas academica Tel-U.
Abdullah Iskandar, Dosen Program Studi S1 Informatika, Fakultas Informatika (FIF), berhasil meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasi di bidang Computer Science and Engineering di Waseda University, Jepang. Pencapaian akademik ini menegaskan kontribusinya dalam pengembangan ilmu informatika, khususnya di lingkungan akademik tempat beliau mengajar.
Roadshow 9th IndonesiaNEXT akhirnya sampai di Telkom University (Tel-U), Bandung. Acara ini diselenggarakan di Gedung Manterawu yang diikuti oleh kurang lebih 100 mahasiswa di Bandung dan sekitarnya dengan tujuan menciptakan talenta muda yang siap menghadapi perubahan teknologi yang semakin dinamis. Sebagai salah satu program utama yang diinisiasi oleh Telkom Indonesia, IndonesiaNEXT bertekad untuk menghasilkan generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja dan industri kreatif. Pada tahun ini, IndonesiaNEXT mengusung tema “#UpskillToInnovate” dengan menghadirkan pembicara inspiratif dari berbagai bidang. Telkomsel yang berperan sebagai inisiator utama program ini, berkomitmen dalam menyediakan platform edukasi yang dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan digital masa depan.
Bidang keilmuan semakin berkembang seiring berjalannya waktu, yang berdampak pada bertambahnya pilihan jurusan di perkuliahan. Bagi sebagian calon mahasiswa, hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri. Banyaknya pilihan jurusan seringkali membuat mereka bingung dan khawatir salah langkah.
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dunia akademik Telkom University (Tel-U). Salah satu dosen terbaik dari Program Studi MBTI Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dr. Elvira Azis, SE., MT, berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dan meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Salah satu dosen Fakultas Informatika (FIF) Tel-U, Dr. Eng. Jati Hiliamsyah Husen, S.T., M.Eng., resmi menyandang gelar doktor setelah menyelesaikan sidang terbuka disertasinya di Graduate School of Fundamental Science and Engineering, Waseda University.
Kemajuan teknologi yang pesat telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk cara kita berkomunikasi, memperoleh informasi, dan memahami perilaku manusia—semuanya telah berevolusi seiring kemajuan digital. Untuk itu, saat ini dunia industri semakin membutuhkan tenaga profesional dengan keterampilan yang relevan dengan teknologi dan industri digital di berbagai bidang.
Dalam dunia kerja yang sangat kompetitif, memiliki keterampilan dan pengalaman saja tidaklah cukup. Membangun personal branding yang baik menjadi elemen penting yang dapat membedakan seseorang dari kandidat lainnya. Personal branding bukan hanya sekedar istilah yang terdengar futuristik, melainkan telah menjadi suatu kebutuhan bagi setiap individu yang ingin membangun identitas yang kokoh di tengah maraknya penggunaan media sosial. Lewat digital public relations yang tidak hanya berfungsi sebagai branding online, tetapi juga sebagai strategi yang mendukung pembangunan reputasi yang autentik dan berkelanjutan.
Di era digital saat ini, peran Public Relations (PR) telah berkembang pesat. Jika dulu PR lebih berfokus pada media cetak, televisi, dan radio, kini PR memiliki peluang baru melalui platform digital. Digital Public Relations (Digital PR) adalah bentuk adaptasi dari PR konvensional yang memanfaatkan teknologi dan platform digital. Namun, bagaimana jenjang karier di dunia Digital PR, dan apa perbedaannya dengan PR konvensional? Simak ulasan berikut!