Trash To Treasure

Trash To Treasure

Bandung – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan sebagai bagian dari inisiatif Green Campus, Telkom University (Tel-U) menggelar diskusi bertema pemanfaatan barang bekas dan sampah menjadi produk yang berguna dan memiliki nilai ekonomi. Dilaksanakan di Green Lounge Tel-U pada (2/7), diskusi ini menghadirkan berbagai tokoh serta praktisi di bidang lingkungan dan pengelolaan sampah.

Kegiatan ini mengusung semangat pengurangan limbah melalui prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) yang relevan dengan upaya penanganan sampah di Kota Bandung secara umum dan lingkungan kampus Tel-U secara khusus. Dalam forum ini, para peserta membahas tantangan dan peluang dari pengelolaan limbah yang belum tertangani dengan baik di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), serta bagaimana pendekatan kreatif seperti daur ulang dan ekonomi sirkular dapat menjadi solusi nyata.

Sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang turut hadir dalam diskusi ini, di antaranya:

  1. Prof. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D (Inisiator Program Masaro)
  2. Prof. Dr. Hetty Hassanah, S.H., M.H. (Ahli regulasi di bidang lingkungan dan pengelolaan sampah)
  3. Drs. Eka Santosa (Ketua Komunitas Gerakan Hejo, sekaligus mantan Ketua DPRD Jawa Barat 1999–2004)
  4. Ir. Betha Kurniawan (Aktivis dan penggerak komunitas pecinta lingkungan)
  5. Fei Febri (Founder & CEO INGRAM, pakar manajemen sampah dan advokat ekonomi sirkular)
  6.  Agus Subekti (Praktisi pengolahan limbah restoran dan hotel)
  7. Ir. Robin Gultom (TPA Legok Nangka)

Diskusi tersebut diterima langsung oleh Direktur Asset dan Sustainability Tel-U Taufan Umbara, serta tim Asset dan Sustainability Tel-U, Reza Pramita dan Tri Widarmanti.

Diskusi berlangsung dengan antusiasme tinggi, mempertemukan perspektif akademisi, komunitas, pengusaha, serta pemangku kebijakan dalam mengurai isu limbah dari berbagai sisi—baik teknis, edukatif, maupun kebijakan. Berbagai inovasi dan program pengolahan sampah juga dipaparkan, termasuk pentingnya peran komunitas lokal dan teknologi tepat guna dalam pengelolaan sampah organik maupun anorganik.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Tel-U dalam menciptakan ekosistem kampus yang ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan. Harapannya, melalui forum seperti ini, kesadaran kolektif akan meningkat dan mampu mendorong aksi nyata dalam skala yang lebih luas, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar.

Penulis : Irman Noormansyah | Editor : Aqila Zahra Qonita | Foto : Irman Noormansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Secret Link