Bandung, 15 Januari 2026 – Telkom University (Tel-U) National Campus kembali mempertegas posisinya sebagai pionir riset dan inovasi di Indonesia. Delapan peneliti terbaik Tel-U memenuhi syarat untuk mendapatkan dana dari program penelitian RIIM (Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju) Gelombang 10 Tahun 2026.
Keberhasilan ini merupakan bagian dari dukungan nasional terhadap penelitian unggulan yang berfokus pada pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan penyediaan solusi inovatif untuk masalah nyata yang muncul di masyarakat dan industri.
Fokus riset para peneliti terpilih mencakup berbagai sektor penting, mulai dari kesehatan berbasis AI, teknologi digital, hingga keberlanjutan lingkungan. Berikut adalah daftar penerima pendanaan:
1. Bidang Kesehatan & Kedokteran
- Kamelia, M.Sc., Ph.D. – Mengembangkan wearable sensor untuk monitoring gula darah real-time bagi anak penderita diabetes.
- Dr. Untari Novia Wisesty, M.T. – Inovasi deteksi penyakit Alzheimer menggunakan Vision Transformer berbasis data MRI.
2. Bidang Teknologi Digital & AI
- Prof. Dr. Andry Alamsyah, M.Sc. – Sistem rekomendasi wisata masa depan berbasis Large Language Model (LLM) dan Knowledge Graph.
- Prof. Dr. Dedy Rahman Wijaya, M.T. – Pengujian kualitas teh hijau melalui integrasi Electronic Nose dan Explainable AI (XAI).
3. Bidang Infrastruktur & Lingkungan
- Dr. Seno Adi Putra, M.T. – Deteksi kerusakan struktur jembatan menggunakan teknologi Wireless Sensor Network.
- Khilda Afifah, M.T., Ph.D. – Sistem monitoring dan prediksi kualitas air secara akurat berbasis IoT dan AI.
4. Bidang Industri Strategis & Kreatif
- Dr. Adhi Prasetio, M.M. – Riset strategis untuk memperkuat kemandirian industri herbal di Indonesia.
- Dr. Fajar Ciptandi, M.Ds. – Inovasi produk kriya yang mengangkat kearifan lokal ke pasar modern.
Capaian gemilang di tahun 2026 ini menegaskan komitmen Tel-U dalam mendukung visi Indonesia Maju melalui riset-riset yang solutif. Dengan dukungan pendanaan RIIM, diharapkan hasil penelitian ini dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan daya saing industri nasional.
Penulis: Hanif Khairuddin |Editor: Abdullah Adnan | Foto: Public Relations