Bandung, 27 Februari 2025 โ Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Masjid Syamsul Ulum menggelar Tabligh Akbar Talkshow Tarhib Ramadhan pada Kamis (27/2). Acara ini menghadirkan praktisi kesehatan dari Edelweiss, dr. Bianca Paramadani, bersama Ustadz Muhammad Soechu, L.c., M.E. Pembukaan acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Dr. Henry Christiadi selaku Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Gus Jamie selaku Wakil Ketua STAI Al-Bahjah, serta Ustadz H. Deni yang merupakan Board of Trust Laz Al-Bahjah. Selain itu, hadir pula Jefrizal Helmi selaku CEO LAZ Al-Bahjah, Anthon sebagai CMO & CPO Laz Al-Bahjah, Fachrie selaku General Manager Edelweiss, serta para Senior Leaders dari Telkom University.
Dalam sambutannya, Dr. Henry menyebutkan bahwa tema dari acara ini adalah kesehatan dan puasa yang juga didukung dengan rangkaian acara kajian, pengecekan kesehatan gratis, serta gerakan masjid bersih-bersih (GEMASIH).
โKita sambut ramadhan dengan gembira, kita maknai ramadhan dengan ibadah sebanyak-banyaknyaโ ujar Dr. Henry dalam sambutannya. Menurutnya, Ramadhan bukan hanya sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momen istimewa untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Mengawali sesi Talkshow, dr. Bianca Paramadani membahas pentingnya menjaga kesehatan selama bulan Ramadhan. Ia menjelaskan bahwa berpuasa tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga memberikan berbagai manfaat bagi tubuh. Dalam paparannya, dr. Bianca menyoroti beberapa manfaat kesehatan yang dapat diperoleh selama menjalani puasa dengan pola yang tepat.
โSalah satu keuntungan berpuasa adalah membantu penurunan berat badan secara sehat, dengan rekomendasi antara 0,5 hingga 1 kg dalam sebulan. โPuasa dapat menjadi metode alami untuk mengatur berat badan, tetapi tetap harus diimbangi dengan asupan nutrisi yang cukup agar tubuh tetap bugar,โ jelasnya.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan gizi dengan memastikan kebutuhan makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak) serta mikronutrien (vitamin dan mineral) tetap terpenuhi selama sahur dan berbuka.
โMakan terlalu banyak nasi saat sahur justru bisa menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat, tapi juga turun drastis sebelum waktu berbuka, yang akhirnya membuat tubuh mudah lemas,โ ujarnya. Sebagai alternatif, beliau menyarankan konsumsi sumber karbohidrat kompleks seperti gandum, sayuran, dan buah-buahan yang dapat memberikan energi lebih stabil sepanjang hari.
Di dalam acara ini juga menghadirkan Ustadz Muhammad Saechu, L.c., M.E. sebagai pembicara untuk menyampaikan materi terkait Ramadhan. Ramadhan bukan sekadar bulan untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momen untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki hubungan dengan sesama. Ustadz Muhammad Saechu, L.c., M.E., menyampaikan bahwa memahami keagungan Ramadhan berarti juga mengagungkan bulan suci ini dengan persiapan yang matang, baik secara fisik, finansial, maupun batin.Menurut Ustadz Saechu, salah satu cara terbaik untuk menyambut Ramadhan adalah dengan memulai bulan ini dengan hati yang bersih.
โSebelum memasuki Ramadhan, cobalah menuliskan nama-nama orang yang pernah membuat kita sakit hati, lalu doakan kebaikan bagi mereka. Dengan begitu, kita bisa mengurangi beban emosi dan menjalani ibadah dengan lebih khusyuk,โ ungkapnya. Ia menambahkan bahwa malaikat akan mengaminkan setiap doa yang kita panjatkan untuk orang lain, sekaligus mendoakan kita dengan doa yang sama.
Selain persiapan batin, ada unsur lain yang perlu dipahami sebelum memasuki bulan puasa, seperti mengetahui rukun puasa, memahami hal-hal yang dapat membatalkan puasa, serta siapa saja yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa dalam kondisi tertentu.
โKita harus mengetahui dengan baik aturan-aturan berpuasa agar ibadah kita sempurna dan diterima oleh Allah SWT,โ ujarnya.
Tak hanya itu, persiapan Ramadhan juga mencakup kesiapan fisik agar tubuh tetap sehat selama menjalani puasa, kesiapan finansial untuk berbagi rezeki dengan sesama, serta kesiapan lingkungan seperti merapikan rumah dan mushola agar semakin nyaman untuk beribadah. Dengan persiapan yang baik, Ramadhan bisa menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan rangkaian acara yang penuh makna ini, Tabligh Akbar Talkshow Tarhib Ramadhan tidak hanya menjadi ajang untuk memperdalam pemahaman spiritual, tetapi juga mengajak setiap individu untuk menyambut bulan suci dengan persiapan yang matang, baik dari segi kesehatan maupun batin. Pesan yang disampaikan oleh para pembicara mengingatkan kita bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah perjalanan menuju perbaikan diri yang lebih baik. Dengan hati yang bersih, tubuh yang sehat, dan semangat ibadah yang tinggi, semoga Ramadhan tahun ini menjadi momen transformasi yang membawa keberkahan bagi kita semua.
Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, semoga kita diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalani setiap ibadah. Ramadhan Mubarak!
Penulis: Amira Nida Nisrina | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations