Tel-U Selenggarakan Pemilihan Rektor Periode 2025-2030, Usung Konsep Partisipatif Seluruh Sivitas Akademika

Tel U Selenggarakan Pemilihan Rektor Periode 2025 2030 Usung Konsep Partisipatif Seluruh Sivitas Akademika

Bandung, 10 Februari 2025 – Telkom University (Tel-U) resmi menggelar kegiatan Pemilihan Rektor (Pilrek) untuk periode 2025-2030 dengan mengusung tema โ€˜Future Rectorโ€™. Proses pemilihan rektor berlangsung mulai 31 Januari hingga 25 Februari 2025 guna mencari pemimpin yang dapat membawa Tel-U semakin dekat menjadi National Excellence Entrepreneurial University pada tahun 2028, yang berkontribusi pada pemenuhan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Tel-U, Dr. Majidah, pada sesi talkshow Tel-U Talk menjelaskan bahwa tema โ€˜Future Rectorโ€™ selaras dengan visi Tel-U yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). 

โ€œSebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, Tel-U harus terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, sehingga pemimpin yang terpilih nanti tidak hanya unggul secara akademik namun juga bisa meneruskan rencana strategis institusi untuk berkontribusi bagi duniaโ€ ujar Dr. Majidah.

Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor Tel-U, Dr. Agus Achmad Suhendra, menegaskan bahwa pemilihan ini mengedepankan prinsip partisipatif dengan melibatkan berbagai elemen Civitas Academica. Panitia pemilihan terdiri dari perwakilan Yayasan, Universitas (Senat, Fakultas, dan Kampus Cabang), serta tim pendukung teknis.

โ€œRektor yang terpilih diharapkan memiliki pemahaman yang mendalam terhadap visi dan strategi pengembangan Tel-U serta mampu menetapkan sasaran jangka panjang yang selaras dengan rencana strategis universitas,โ€ jelas Dr. Agus.

Lebih lanjut, Majidah menekankan bahwa calon rektor Tel-U harus memiliki tiga aspek kepemimpinan utama, yakni kepemimpinan operasional (manajerial), kepemimpinan organisasi dalam pengambilan keputusan di berbagai situasi, serta kepemimpinan publik dalam menghadapi tantangan global. Selain itu, wawasan dan pengalaman dalam bidang entrepreneurship, kemampuan membangun jaringan, serta pemahaman mengenai digital leadership menjadi kriteria yang cukup penting.

Sebanyak 15 bakal calon rektor, yang seluruhnya merupakan guru besar Tel-U dengan beragam bidang keahlian, telah terdaftar dalam pemilihan ini. Civitas academica dapat berpartisipasi dengan mengikuti informasi pemilihan rektor secara transparan melalui berbagai media publikasi Tel-U. 

Salah satu tahapan penting dalam proses ini adalah Public Hearing, di mana para bakal calon rektor akan berdialog dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pimpinan Tel-U, Senat Universitas, Senat Fakultas, Kelompok Keahlian, Staf, dan Mahasiswa. Dari hasil Public Hearing tersebut, akan terpilih 7 calon rektor yang selanjutnya akan diajukan kepada Yayasan untuk tahap seleksi lebih lanjut.

Menutup sesi talkshow,, Dr. Majidah menyampaikan harapannya agar pemilihan ini dapat memilih rektor yang mampu mewujudkan visi institusi dan membawa dampak positif tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan pegawai.

โ€œKami berharap rektor terpilih adalah yang terbaik, yang mampu merealisasikan visi Tel-U, mengembangkan tri dharma perguruan tinggi, serta meningkatkan kualitas akademik dan kesejahteraan civitas academica,โ€ pungkas Dr. Agus.

Dengan proses seleksi yang transparan dan partisipatif, diharapkan pemilihan ini membawa Tel-U terus menjadi institusi pendidikan yang lebih baik dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Penulis: Abdullah Adnan | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *