Telkom University meningkatkan daya saing lulusannya melalui konseling kelompok karier dan strategi efektif dalam melamar pekerjaan

Telkom University meningkatkan daya saing lulusannya melalui konseling kelompok karier dan strategi efektif dalam melamar pekerjaan

Bandung, 26 Februari 2025 โ€“ Telkom University (Tel-U) melalui Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni sukses menyelenggarakan Konseling Kelompok Karier bertajuk “Kuasai Taktik Jitu Melamar Kerja” di Gedung Manterawu Tel-U pada Selasa (25/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program STAR (Student Employability Journey) yang dirancang untuk membantu mahasiswa Tel-U sejak masa perkuliahan dalam mempersiapkan perjalanan karier yang matang.

Acara Konseling Kelompok Karier bertajuk “Kuasai Taktik Jitu Melamar Kerja” ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan esensial dalam menyusun CV dan menghadapi seleksi kerja secara efektif. Kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi pada pukul 08.00 โ€“ 11.30 WIB dan sesi siang pada pukul 13.00 โ€“ 16.30 WIB.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Urusan Perencanaan Karir Tel-U, Sari Nurlatifah, M.Pd., yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan konseling persiapan karier perdana di semester ini yang dilaksanakan secara luring.

โ€œKonseling tentang karier lebih baik dilakukan secara offline agar pendampingan lebih optimal. Dari banyaknya permintaan teman-teman mahasiswa, akhirnya kita putuskan untuk menggelarnya secara langsung. Kegiatan ini juga termasuk salah satu kegiatan TAK wajib bagi teman-teman mahasiswa,โ€ ujar Sari.

Dalam sambutannya tersebut, beliau juga menekankan pentingnya pendampingan bagi mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. 

โ€œMelamar pekerjaan bukan sekadar mengirim CV, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi wawancara dan memahami cara mencari kata kunci di media sosial untuk menemukan lowongan pekerjaan,โ€ tambahnya.

Acara ini menghadirkan Indah Puspitasari, M.Psi., Psikolog, yang merupakan Human Capital Consultant. Dalam kesempatan ini, beliau memberikan berbagai wawasan terkait strategi sukses dalam melamar pekerjaan, termasuk teknik pembuatan CV dan profil LinkedIn yang menarik, serta persiapan wawancara kerja yang optimal bagi para mahasiswa.

โ€œCV dan LinkedIn dapat dianalogikan sebagai sebuah โ€˜jabat tanganโ€™ kita di dunia profesional. Tidak mungkin seseorang ingin berjabat tangan dengan kita ketika kondisi tangan kita kotor atau ketika tampilan kita tidak rapi secara profesional. Maka dari itu, CV dan LinkedIn dapat dianalogikan sebagai wadah bagi seseorang untuk berkenalan dengan banyak orang di dunia profesional menggunakan โ€˜jabatan tanganโ€™ yang kompeten,โ€ ujar Indah.

Tidak hanya mendapatkan pemaparan materi dari pembicara, pada sesi kedua acara ini para mahasiswa yang duduk sesuai dengan nomor meja (1โ€“10) diberikan kesempatan untuk berdiskusi lebih mendalam dengan fasilitator mengenai rencana karier mereka. Diskusi dalam kelompok kecil ini memungkinkan mahasiswa untuk bertanya secara lebih personal kepada fasilitator, mulai dari prospek karier sesuai jurusan hingga realitas dunia kerja, seperti proses perekrutan, dinamika lingkungan kerja, dan strategi personal branding.

Dalam diskusi ini, Indah juga menyoroti bahwa dalam dunia kerja, potensi dan keterampilan lebih diutamakan dibandingkan sekadar latar belakang pendidikan formal. 

โ€œOrang yang dicari adalah individu yang memiliki potensi, meskipun latar belakang pendidikannya tidak secara langsung sesuai dengan bidang yang dibutuhkan. Misalnya, dalam posisi People Analytics, seseorang mungkin bukan lulusan dari jurusan terkait, tetapi tetap memiliki kemampuan analitis dan ketertarikan yang kuat terhadap bidang tersebut. Dengan kesempatan yang diberikan, ia dapat mempelajari keterampilan yang diperlukan dan berkembang lebih lanjut setelah terjun langsung ke dalam pekerjaan,โ€ kata Indah.

Pernyataan ini mencerminkan tren rekrutmen modern yang semakin fokus pada keterampilan dan kesiapan belajar, bukan hanya pada gelar akademik. Hal ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa bahwa peluang karier tetap terbuka luas bagi mereka yang mau terus belajar dan mengembangkan diri.

Melalui Konseling Kelompok Karier ini, Tel-U menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja dengan strategi yang tepat dan terarah. Lebih dari sekadar penyampaian teori, sesi interaktif dan diskusi mendalam memberikan wawasan praktis yang langsung dapat diterapkan oleh peserta.

Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bekal awal bagi mahasiswa dalam menyusun strategi melamar pekerjaan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun karier yang sukses dan berkelanjutan. Dengan keterampilan yang matang dan kesiapan yang optimal, lulusan Tel-U diharapkan mampu bersaing di pasar kerja global dan membawa kontribusi positif di berbagai industri.

Penulis: Emmeline Shayna Gunawan, Naufal Fakhri Setiawan, dan Taresa Holy Leksono | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *