28 Aug 2013

Ini Dia Solusi Fakultas Teknik Telkom University untuk Daerah Banjir

BANDUNG-telkomuniversity.ac.id. Alat ini dibuat sebagai salah satu kegiatan pengabdian masyarakat. Alat ini dibuat oleh Dosen dan Peneliti Departemen Elektro dan Komunikasi Fakultas Teknik Telkom University , Unang Sunarya.

“Ide untuk membuat alat itu muncul ketika kami sering meninjau daerah banjir. Sdengan kemampuan yang ada serta teknologi yang dimiliki , kami buat lah alat ini sebagai bagian dari early warning system,” kata Unang kepada wartawan Pikiran Rakyat saat ditemui di kantor Desa Dayeuh Kolot, Rabu (19/12).

Jelasnya,  sistem kerja alat yakni sensor, micro controller dan SMS Gateway. Alat itu dipasang di rumah warga yang berposisi rendah. Sensor yang terpasang lalu mengirimkan sinyal ke microcontroller. Lalu terkirim pesan singkat aatau SMS ke unsur muspika ( Musyawarah Pimpinan Kecamatan), Ketua RT, Ketua RW dan Tokoh Masyarakat. Isinya berupa pemberitahuan bahwa daerah mereka terancam banjir. Selain SMS, alat tersebut akan mengeluarkan bunyi sirine peringatan kepada masyarakat. Bunyi sirine diset setiap kelipatan ketinggian 25 sentimeter hingga 175 sentimeter.

Sebagaimana dilansir   Harian Umum Pikiran Rakyat,  Camat Dayeuh Kolot Agus Suhendar mengungkapkan bahwa dari lima desa dan satu kelurahan yang ada di Kecamatan Dayeuhkolot , hanya desa Sukapura yang tidak terkena bencan banjir. Oleh kaena itu,  ia mengakui bahwa pemasangan alat tersebut sangat berfaedah. “ Masyarakat dapat mengetahui ketinggian air sehingga bisa memutuskan waktu yang tepat   untuk mengungsi,” tuturnya.- RISCA