25 Feb 2019

Ratusan Perguruan Tinggi Hadiri Sosialisasi Rapermen Tentang Inovasi

BANDUNG, Telkom University –  Telkom University menjadi tuan rumah bagi 229 Perguruan Tinggi (PT) dibawah naungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI) Wilayah IV, Jawa Barat dan Banten, guna penyelenggaraan Sosialisasi Rapermen Tentang Manajemen Inovasi yang digelar oleh Direktorat Sistem Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Acara yang berlangsung di Gedung Auditorium Telkom University, Senin (25/2) juga sekaligus pengarahan tentang tata cara pengisian borang data inovasi PT secara daring untuk keperluan pemeringkatan PT sekaligus penetapan anugrah Widyapadhi dalam rangka harteknas ke-24.

Wakil Rektor IV Bidang Penelitian dan Kemahasiswaan Telkom University Dr. Rina Pudji Astuti dalam sambutannya mengatakan bahwa sejalan dengan rencana strategis Telkom University menjadi Research & Entrepreneurial university menjadikan Telkom University focus dalam pengembangan research didalam nya.

“Telkom University ditahun lalu berhasil meraih anugrah widyapadhi, dimana Telkom University merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta yang meraih anugrah tersebut, hal tersebut yang akan membuat Telkom University untuk tetap focus dalam bidang research dan inovasi.” Ucapnya

Dalam sambutannya Rina juga mengajak seluruh perguruan tinggi yang hadir untuk bisa berkolaborasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian yang sedang dijalankan Telkom University dalam program citarum harum.

“Kami ingin mengajak rekan-rekan dari perguruan tinggi untuk berkolaborasi dalam program citarum harum, banyak ide-ide dan inovasi-inovasi yang kita butuhkan untuk meng asrikan kembali sungai citarum.” Ucapnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemaparan materi oleh Kasubdit pengembangan sistem dan jaringan inovasi. Dr. Wihatmoko Waskitoaji sekaligus dilakukan diskusi terkait materi sosialisasi tersebut.

Fokus pembobotan penilaian bagi perguruan tinggi dilakukan sebagai berikut :

  1. Kebijakan (20%)

penilaian kualitas kebijakan bagi perguruan tinggi difokuskan kepada :

  1. Pendidikan kewirausahaan
  2. Insentif untuk dosen
  3. Kebijakan institusi untuk mendorong pengembangan inovasi
  4. Rencana induk
  5. Pengembangan kurikulum dari non akademik
  6. Pekerja penuh waktu

 

  1. Kelembagaan (18%)

Penilaian kualitas kelembagaan bagi perguruan tinggi, difokuskan pada :

  1. Incubator
  2. Perusahaan baru (start-up dan spin off) hasil inovasi
  3. Lembaga inovasi
  4. Sentra HKI
  5. Unit usaha berbasis wirausaha

 

  1. Jejaring (15%)

Penilaian jejaring bagi perguruan tinggi, difokuskan pada :

  1. Jejaring dengan industry
  2. Jejaring dengan perguruan tinggi
  3. Jejaring dengan pemerintah pusat/pemerintah daerah
  4. Jejaring dengan kelompok masyarakat
  5. Jejaring internasional
  1. Sumberdaya (22%)

Penilaian sumberdaya bagi perguruan tinggi, difokuskan pada :

  1. Dosen
  2. Laboratorium yang mendukung inovasi
  3. Tenaga pendidik laboran
  4. Anggaran penelitian, pengembangan dan inovasi
  5. Mahasiswa yang terlibat dalam penelitian dosen
  6. Dana untuk penelitian, pengembangan dan inovasi dari luar perguruan tinggi dan pemerintah
  7. Peralatan penelitian, pengembangan dan inovasi yang berteknologi tinggi
  8. Dana pendukung start-up

 

  1. Hasil Inovasi (25%)

Penilaian hasil inovasi bagi perguruan tinggi, difokuskan pada :

  1. Paten
  2. Lisensi
  3. Pendapatan dari inovasi
  4. Dampak yang dirasakan masyarakat
  5. Produk inovasi
  6. Proyek aktif (Proyek R&D)
  7. ROI (Return on Investment)
  8. Jumlah penghargaan paten
  9. Jumlah paten diajukan
  10. Jumlah paten yang disitasi
  11. Proyek kewirausahaan mahasiswa

Previous Article Next Article