18 Dec 2014

CEO IBM: Leader Dituntut untuk Bergerak Lebih Cepat daripada Perubahan

BANDUNG, TEL-U–Leaders’s Talk-III telah berlangsung di Gedung Bangkit, lantai 2, Telkom University (Tel-U), Rabu (17/12). Leader’s Talk kali ini menghadirkan pembicara CEO IBM Indonesia Gunawan Susanto, yang merupakan CEO termuda di IBM. Leader’s Talk juga menghadirkan panelis Chairman  of Telkom Foundation, Johni Girsang M.Sc (panelis 1), Country Sales Manager QFree Dr. Harry Sungkari (Panelis 2),dan Dekan Fakultas Informatika Tel-U, Dr. Maman Abdurrahman (Panelis 3).

Dengan dimoderatori oleh Betti Alisjahbana, Gunawan memaparkan tentang tantangan leadership  dalam menghadapi perubahan global. Dalam menghadapi persaingan global seorang leader dituntut untuk bergerak lebih cepat daripada perubahan. Bagi Gunawan, dalam mengambil perubahan pasti ada resiko yang harus dijalani. Namun dengan visi yang kuat, akan memacu semangat untuk mencapai tujuan dan menghadapi tantangan perubahan.

“Kondisi sekarang, market teknologi informasi (IT)  sudah worldwide.  Di Indonesia sendiri pasarnya  berubah signifikan. Untuk itu IBM harus melakukan transforming untuk menyesuaikan perubahan itu.  Kita harus memunculkan ide baru dan menganalisis resikonya,”  ungkap Gunawan. “Bisnis hardware  prospeknya masih bagus, namun kini bisnis IBM sedang mengarah ke teknologi cloud,”  tambahnya.

Perusahaan yang berumur lebih dari 100 tahun itu memang telah mengalami pasang surut. IBM pernah mengalami penurunan performansi saat terlena dalam confortzone.

“Kita tidak bisa terus berada dalam confortzone. Bisnis tidak lagi didominasi oleh satu perusahaan, melainkan kolaborasi dengan perusahaan lain dan membentuk ekosistem bisnis,” ujarnya. Tambahnya, dari aspek pengembangan pemasaran, IBM mengembangkan konsep digital marketing  dan media sosial.

Tantangan leadership tidak hanya pada urusan teknologi dan bisnisnya saja. Bagi Gunawan, tantangan pun datang dari internal organisasi. Tantangan behaviour organization, bagaimana meyakinkan seluruh individu organisasi untuk maju bersama menyikapi perubahan tersebut

“Seorang leader  sebaiknya tidak otoriter kepada karyawan. Budaya organisasi di IBM mengutamakan kesetaraan, dan saling menghormati secara individu. Sehingga sebagai leader  kita melakukan pendekatan secara secara individu, menghargai ide-idenya yang berdasarkan data dan fakta,” ujarnya.

Menurut Gunawan, perubahan organisasi harus didukung pula dengan perubahan system manajemen dan perubahan pada kompetensi karyawannya ke arah lebih baik. Karyawan yang melakukan kesalahan pun harus dihargai, asalkan  kesalahan itu tidak berlawanan  dengan nilai-nilai integritas.

Setiap sebulan sekali Telkom University menyelenggarakan acara Leaderstalk yang disiarkan streaming  melalui USeeTV. Pada episode kali ini,  Leaderstalk mengangkat tema Leadership in Changing Environment, menghadirkan CEO IBM Gunawan Susanto Leadership (purel/risca)

Previous Article Next Article

Leave a Reply